KELOMPOK
9
TUGAS
SOAL HALAMAN 367-368
Riski Robi Pratama
Roudlotul Jannah
Ana Kurniawati
Dimas Sadewa
1. Bicaralah
pada beberapa teman anda tentang topik motivasi. Apa yang memotivasi mereka
untuk bekerja keras atau untuk tidak bekerja keras di sekolah dan dalam
pekerjaan? seberapa penting motivasi diri bagi mereka?
Jawab
:
A. Motivasi Bekerja Keras dalam ''Sekolah"
a)
Mewujudkan
masa depan yang lebih cerah
b)
Membanggakan
Orang tua
c)
Mendapatkan
pekerjaan yang diinginkan setelah lulus
d)
Jadi
kebanggaan di sekolahnya
B. Motivasi Bekerja Keras dalam "Bekerja”
a)
Membahagiakan
orang tua
b)
Melunasi
hutang/tunggakan ( Cicilan Motor,Cicilan Mobil Dll )
c)
Membahagiakan Anak,Istri dan Keluarga
d)
Memiliki
rencana untuk memiliki rumah atau usaha sendiri
Dari
penjelasan diatas motivasi sangatlah penting bagi diri kita, karena Motivasi merupakan
suatu perubahan energi dalam diri(pribadi) seseorang, yang di tandai
dengan timbulnya perasaan dan
reaksi untuk mencapai suatu tujuan. entah itu motivasi kita saat sekolah atau pun bekerja, karena
dengan kita memiliki motivasi kita memiliki semangat untuk mengejar tujuan -
tujuan kita yang sebelumnya kita sudah rencanakan,dan dengan kita memiliki
motivasi, kita berhasrat untuk selalu jadi lebih baik lagi di setiap apa yang
sedang kita kerjakan saat ini. Sehingga perlu sekali adanya motivasi baik itu
dari dalam diti kita sendiri maupun dari luar, Karena faktor-faktor yang
memotivasi itu sendiri sebetulnya juga sangat berpengaruh.
2.
Lihatlah hierarki
kebutuhan Maslow dan cobalah untuk menentukan dimana anda berada saat ini dalam
hierarki tersebut. Kebutuhan apakah yang belum anda penuhi? Bagaimana sebuah
perusahaan berusaha untuk memenuhi kebutuhan itu dan oleh karenanya memotivasi anda untuk bekerja lebih baik
dan lebih keras ?
Jawab :
Dalam Hierarki
kebutuhan maslow, dijelaskan adanya tingkatan kebutuhan yaitu: kebutuhan
fisiologis, kebutuhan keselamatan, kebutuhan social, kebutuhan harga diri, dan
kebutuhan aktualisasi diri. Dimana dari ke lima hal diatas, kita sudah berada
pada kebutuhan fisiologis, keselamatan,
social, dimana kita sudah berada di lingkungan kampus dan pekerjaan, serta
kebutuhan harga diri. Namun untuk kebutuhan akan aktualisasi itu sendiri kita
merasa belum terealisasikan. Karena
untuk mengembangkan potensi tertinggi untuk kita yang masih mempunyai
wawasan dan pengalaman yang minim perlu adanya pembelajaran dan pengalaman
serta wawasan yang tinggi. Namun, lingkaran kebutuhan Sosial ini kita berusaha
untuk nantinya bisa mencapai pada kebutuhan aktualisasi diri,
Usaha perusahaan
untuk memenuhi kebutuhan kami yang belum tercapai ini perusahaan membuka
kesempatan bagi kami di pekerjaan masing - masing untuk menepati posisi yang
lebih baik,dengan posisi yang semakin meningkat atau lebih baik lagi dibutuhkan
faktor - faktor untuk mempromosikan kami salah satu contohnya adalah
Pendidikan,jadi dengan demikian masing-masing individu dari kami
sangatlah termotivasi dan bersemangat untuk itu,dan jalan atau cara kami untuk
meraihnya adalah dengan melanjutkan pendidikan kami ( Kuliah ) dengan demikian
perusaahan akan mempertimbangkan kami untuk menempati posisi yang kami inginkan
di perusahaan kami bekerja.
3.
Sebuah
ide manajerial baru-baru ini adalah untuk membiarkan karyawan bekerja dalam tim
yang mandiri. Tidak ada alas an mengapa tim seperti ini tidak dapat di bentuk
di perguruan tinggi dna bisnis. Diskusikanlah keuntungan dan kerugian dari
membagi kelas anda menjadi itm-tim
mandiri untuk tujuan belajar, mengerjakna kasus- kasus, dan lain-lain?
Jawab :
Berbicara
mengenai sebuah Team, kita bisa mengambil contoh dari “Team Mustang Sally”, Sebuah Team
pengembangan produk mobil di Ford Motor Company. Team ini diberi kebebasan
untuk membuat keputusan tanpa menunggu persetujuan dari markas besar atau
departemen lain. Ketika muncul sebuah permasalahan dalma MOBIL MUSTANG, Team-team ini termotivasi untuk menyelesaikan
program sesuai jadwal, bekerja berjam-jam sehingga pada akhirnya Mobil Mustang
merupakan mobil trelaris di industri mobil. Dari sini kita dapat mengambil
kesimpulan
KEUNTUNGAN MEMBENTUK TEAM MANDIRI:
1. Pekerjaan
lebih bervariasi
Anggota tim mandiri tidak selalu
mengrjakan pekerjaan yang sama setiap harinya. Individu dapat merotasi
peranana, mungkin beberapa kali dalam saru hari, hal ini akan membantu
pekerjaan sehari-hari menjadi lebih menarik.
2. Lebih
banyak kebebasan untuk membuat dan menindaklanjuti keputusan yang benar.
Sebagai anggota sebuah
tim, anda harus berpartisipasi dalam sebuah keputusan.
3. Meningkatkan
kesempatan un tuk mempelajari sesuatu hal yang baru.
semakin banyak keahlian
ynag anda miliki, anada akan semakin berharga bagi perusahaan tempat anda
bekerja sekarang maupun yang akan datang.
4. Menciptakan
komunikasi terbuka yang baik antar rekan, sehingga Manajer puncak maupun anggota
team memahami objektif dan bekerja sama untuk mencapai suatu misi dan visi.
5. Membuka
peluang untuk berinteraksi antar team satu dengan yang lain, sehingga akan
didapatkan berbagai variasi
KERUGIAN
MEMBENTUK TEAM MANDIRI:
1. Keengganan
untuk berubah
Banyak orang berpangku
pada kebiasaan mereka yang berpendapat bahwa hidup akan lebih mudah bila tidak
terjadi perubahan.
2. penghindaran
dari peran koordiantor Team
anggota team mandiri
biasanya , nersama-sama memegang sebagai coordinator tim. Peran iyu dapat di
putar setiap delapan atau dua belas minggu sekali (tergantung dari sifat
masing-masing tim). koordinator tim bertugas melaporkan kemajuan tim kepada
manajemen yang lebih tinggi.
3. Rasa
takut di salahkan
Beberapa orang enggan
menerima tanggung jawab baru karena takut di salahkan bila terjadi masalah.
4. Keahlian
dan kemampuan yang terbatas.
Tidak ada anggota tim
mandiri yang dipaksa melakukan sesuatu
yang melewati batas kemampuan. Semua orang memiliki kemampuan dan keahlian yang
berbeda.
5. Mengatasi
maslah kedisiplinan
Mungkin tidak mudah
bagi tim untuk menghadapi anggota yang bermaslaah, tetapi karena disiplin
memiliki pengaruh yang cukup besar dalam moral dan dinamika tim masalah ini
harus di atasi.
6. Rasa
takut akan sesuatu yang tidak di ketahui
Bagi sebagian orang,
tidak mudah melepaskan dua hal tersebut dan memasuki tim mandiri yang keadaannya
tidak mereka ketahui
4.
Pikirkan
semua kelompok dengan siapa anda telah berhubungan selama bertahun-tahun,
kelompok olahraga, kelompok persahabatan, dan lain-lain. Dan berusahalah untuk
mengingat bagaiamnaa para pemimpin kelompok tersebut memotivasi kelompok itu untuk bertindak. Apakah para
pemimpin memiliki sikap Teori X atau Teori Y? Seberapa seriing uang digunakan
sebagai motivator? Apa saja alat motivasional lainnya yang digunakan dan apakah
efeknya?
Jawab :
Berbagai
kelompok mungkin mempunyai keberagaman dalam hal mengambil tindakan dan keputusan, tidak semua mempunyai kesamaan yang
mendasar. jika dalam pertanyaan ini menanyakan pemimpin memiliki sekap teori X
atau teori Y? Menurut beberapa pengalaman yang saya dan teman-teman dapat, kepemimpinan dalam sebuah kelompok atau komunitas yang
pernah kita ikuti cenderung lebih mempunyai sikap teori Y. Dimana kita tidak
harus dikekang ketika kita dibebani sebuah pekerjaan. Kita di berikan kebebasan
untuk menyelesaikan tugas dan masalah, menggunakan keahlain dan imajinasi.
Tidak harus dikekang dan dikendalikan dengan ketat. Kita diberikan hak untuk
berdemokrasi. Dimana pengambilan keputusan yang kooperatif. Kita bisa
bekerjasama antar rekan kerja, mengutamankana mutu kerja dan dapat mengarahkan
diri sendiri. Melakukan segala aktifitas pekerjaan seperti halnya kegiatan
sehari-hari. Dan memberikan penghargaan setiap satu tahun sekali kepada para
pekerja yang sudah bekrja dengan baik, dan mendapatkan prestasi yang baik dalam
perusahaan itu. Sebagaimana asumsi teori Y Adalah menggangap para karyawan
adalah sebagai rekan kerja, dan menyukai gaya kepemimpian yang demokratis.
Memang kebanyakan pada umumnya uang
merupakan hal yang tidak dapat terlepas dari kehidupan. Jadi tidak salah jika
peran uang sebagai motivator adalah sangat berperan sekali. Uang disini di
butuhkan untuk menunjang agar pencapaian tujuan-tujuan tersebut dapat
terlaksana dengan baik. Dengan pengunaan uang sebagai alat motivator disini,
membuat individu bersemangat dan termotivasi untuk menyelesaikan tujuan yang
telah ditetapkan secara baik, efisien, dna maksimal. Adapun beberapa teori tentang peran uang sebagai
alat motivator.
Teori
Victor H. Vroom (Teori Harapan)
Fungsi
uang pada teori ini adalah akan memotivasi karyawan untuk meningkatkan kinerjanya
dengan adanya kepastian tambahan imbalan yang diberikan. Imbalan berupa uang
akan lebih meyakinkan karyawan bahwa harapan untuk mendapatkannya terbuka cukup
besar. Dan ketika seorang karyawan menyadari hal tersebut maka ia akan
termotivasi untuk berupaya mendapatkannya.
Teori
Teori Penguatan dan Modifikasi Perilaku
Fungsi uang pada teori ini adalah
membuat manusia cenderung mengalami percepatan dalam melakukan perubahan
perilaku. Karena manusia cenderung akan mengulangi perilaku yang mempunyai konsekuensi
menguntungkan bagi dirinya dan mengelakkan perilaku yang menimbulkan
konsekuensi yang merugikan.
Teori
Kaitan Imbalan dengan Prestasi
Fungsi
uang pada teori ini adalah memberi nilai kepuasan lebih atas prestasi yang
telah dicapai seorang karyawan. Tingkat prestasi karyawan dapat diukur dengan
bonus yang diberikan, misalnya dua orang dengan jabatan yang sama akan
mendapatkan bonus yang berbeda bila salah satunya selalu tepat menyelesaikan
pekerjaan, sering bekerja lembur, atau beretika baik dalam berorganisasi.
Dengan adanya imbalan pada prestasi yang dilakukan dalam organisasi maka
karyawan akan termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya.
Alat
motivator lain adalah bisa dengan Reward , Punishment,serta kompensasi yang juga
merupakan alat motivator yang efektif.
Efeknya
adalah sebagaimana tujuan dari pada
motivasi adalah sebagai
berikut:
a.
Meningkatkan
moral dan kepuasan kerja karyawan.
b.
Meningkatkan
produktivitas kerja karyawan.
c.
Mempertahankan
kestabilan karyawan perusahaan
d.
Meningkatkan
kedisiplinan karyawan.
e.
Mengefektifkan
pengadaan karyawan.
f.
Menciptakan
suasana dan hubungan kerja yang baik.
g.
Meningkatkan
loyalitas, kreativitas dan partisipasi karyawan.
h.
Meningkatkan
kesejahteraan karyawan.
i.
Mempertinggi
rasa tanggung jawab karyawan terhadap tugas-tugasnya.
j.
Meningkatkan
efisiensi penggunaan alat-alat dan bahan baku
Para
karyawan lebih siap dan aktif dalam bekerja, lebih disiplin dan kreatif dalam
melakukan berbagai perbaikan dalam pekerjaannya untuk bisa lebih baik lagi.
5. Herzberg
menyimpulkan bahwa bayaran bukanlah motivator. Apabila anda di bayar untuk
mendapatkan nilai yang lebih baik, akankah anda termotivasi untuk belajar lebih
keras? Dalam pengalaman pekerjaan anda, pernakah anda bekerja lebih keras untuk
mendapatkan pujian atau sebagaian hasil dari menerima kenaikan yang besar ? apakah anda setuju
dengan Herzberg ?
Jawab
:
Mungkin kebanyakan orang akan
menjawab Iya, namun perlu kita tahu uang bukanlah motivator yang unggul, tetapi
rasa pencapaian dan pengakuan untuk pekerjaan yang dilakukan dengan baik.
Apabila kita skeptis akan hal ini kita bisa berfikir keterbatasan uang sebagai
kekuatan motivasi. Namun, karena kita pekerja, kita juga selayaknya harus
berbakti terhadap perusahaan, sebab perusahaan sudah memberikan kewajibannya
berupa upah kepada karyawannya, begitupun sebaliknya perusahaan juga menuntut
hak-haknya agar kita sebagai karyawan harus memberikan seseuatu yang terbaik
untuk perusahan agar perusahaan tidak merasa dirugikan atas pemberian upah adan
fasilitas kepada karyawan.
Pernah,
karena perusahaan tidak segan-segan memberikan sebuah penghargaan ataupun
sebuah pujian terhadap karyawan yang menunjukkan kinerjanya berupa mencapai
target omset yang diberikan perusahaan.
Kurang
setuju, karena dengan gaji yang besar
serta sebuah Penghargaan yang di berikan
kepada karyawan akan lebih termotivasi untuk memberikan kontribusi dan
kinerjanya terhadap perusahaan agar perusahaan meraih tujuan yang sudah
ditentukan. jika tidak ada nya bayaran
yang bagus, keamanan pekerjaan, penyelia yang ramah, dan hal yang serupa dapat
menyebabkan ketidak puasa, tetapi kehadiran faktor-faktor itu tidak memotivasi
mereka untuk bekerja lebih keras, faktor-faktor itu hanya memberikan kepuasan
dan kesenangan dalam situasi kerja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar