Selasa, 05 Mei 2015

PEMASARAN KOPERASI


Kelompok 3
Bagaimana analisis SWOT di terapkan dalam pemasaran koperasi ?
Jawab :
Analisis SWOT merupakan cara sistematis untuk mengidentifikasikan faktor-faktor  strenghts, weaknesses, opportunities dan  threats. Bahwa suatu strategi yang efektif akan memaksimalkan kekuatan dan peluang dan meminimalkan kelemahan dan ancaman. Analisis SWOT menunjukkan peran penting dari identifikasi kekuatan dan kelemahan intern dalam pencarian  strategi yang efektif. Penerapan SWOT dalam pemasaran koperasi seperti halnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, dan terakhir adalah bagaimana cara mengatasi kelemahan. Dalam pemasaran koperasi kita harus bisa mencari peluang dengan baik , pertama dengan melakukan penelitian terhadap pasar yang di jadikan target , kita lakukan pendekatan terhadap lingkungan  tersebut. Kira-kira terdapat peluang apa tidak untuk kita jadikan sebagai anggota , kita tawari untuk menjadi anggota di koperasi. Mencari peluang dengan tetap memperhatikan adanya ancaman lain , misalnya ada pesaing sesame koperasi, maka bagaimana tindakan kita atau kekuatan (strength) untuk tetap bisa memperoleh keuntungan dari peluang tersebut.
Kelompok 4
Bagaimana mekanisme pasar koperasi bekerja dalam pasar oligopoli ?
Jawab :
Oligopoli adalah struktur pasar dimana hanya ada beberapa perusahaan yang menguasai pasar, baik secara independen maupun secara diam-diam bekerjasama. Oleh karena itu perusahaan dalam pasar hanya sedikit, maka akan selalu ada rintangan bagi perusahaan baru untuk memasuki pasar. Dewasa ini banyak koperasi di pasar-pasar lokal yang telah berintegrasi vertikal atau pasar-pasar yang lebih besar dimana perusahaan-perusahaan yang telah mapan masih sangat terbatas. Hal ini menunjukkan bahwa koperasi telah berada di struktur pasar oligopoli, yaitu struktur pasar dimana hanya terdapat beberapa penjual  yang menyebabkan kegiatan penjual yang satu mempunyai peranan penting bagi penjual  yang lain. Integrasi vertikal yang dilaksanakan oleh perusahaan koperasi atau perusahaan-perusahaan lainnya di samping sebagai upaya peningkatan efisiensi perusahaan, juga untuk menghadiri persaingan yang lebih ketat antar penjual. Dengan kebijakan harga yang lebih aktif, koperasi menciptakan rangsangan-rangsangan yang lebih kuat bagi para pesaingnya dalam mengurangi kesempatan masuknya koperasi baru. Jika koperasi berproduksi dengan kemampuan yang lebih rendah, maka para pesaing dapat dengan mudah menyingkirkan koperasi keluar pasar dan menjadikan koperasi tergantung bantuan dari luar (bantuan pemerintah) untuk tetap hidup. Dengan demikian apakah para pesaing oligopolistik akan memulai perang harga untuk menyingkirkan koperasi. Hal ini menurut Hendar dan Kusnadi (1999) akan sangat tergantung pada faktor-faktor :
- Perbedaan kenggulan biaya (cost advantages) dari koperasi. Koperasi yang mempunyai rata-rata lebih rendah daripada para pesaingnya akan susah untuk disingkirkan dari persaingan dengan kebijakan harga yang lebih aktif. Sebaliknya koperasi yang mempunyai biaya rata-rata lebih besar daripada para pesaingnya akan mudah disingkirkan dengan kebijakan harga aktif.
- Posisi likuiditas dari para pelaku kegiatan ekonomi. Untuk menyingkirkan koperasi diperlukan dana cair yang cukup besar guna membiayai kemungkinan kerugian yang diderita akibat penetapan harga yang lebih ekstern (harga predator). Bila dana tersebut tidak mencukupi, maka para pelaku ekonomi tidak akan mudah untuk menyingkirkan koperasi.
- Keinginan para anggota untuk membiayai kerugian yang mungkin timbul (tingkat loyalitas anggota). Sebagai dampak dari kebijakan harga aktif para pesaing koperasi adalah kerugian yang akan diderita koperasi. Bila anggota mampu membiayai berbagai kerugian yang ditimbulkan, akan susah bagi pesaing untuk menyingkirkan koperasi.
Dari ketiga hal tersebut yang paling penting adalah kenggulan atau kelemahan dalam hal biaya. Pada umumnya disinilah kelemahan koperasi karena modalnya kecil. sehingga tidak mampu berproduksi secara masal. Karena tidak bisa membuat produk masal, maka produknya menjadi produk biaya tinggi.

Kelompok 5
Bagaimana cara koperasi dapat memenangkan persaingan / pemasaran produknya ?
Jawab :
Untuk tetap bisa memenangkan produk , koperasi bisa melakukan hal-hal berikut :
- kenalilah pelanggan. Identifikasi target market Anda akan membantu Anda dalam menyusun strategi marketing yang efektif, dengan mengetahui siapa target market Anda, Anda akan terhindar dari terbuangnya waktu dan biaya yang sia-sia.
- lakukanlah promosi. Lakukan upaya promosi atau memperkenalkan produk koperasi tersebut kepada konsumen. Usahakan agar promosi yang di lakukan tersebut konsisten, terus-menerus, dan dengan cara-cara kreatif sehingga para pelanggan tidak merasa bosan. Misalnya, setiap kali bepergian, bawalah brosur, pamflet, atau leaflet berisi produk koperasi tersebut untuk dibagikan kepada rekan-rekan, atau dapat menyebarkan brosur tersebut di tempat umum. Buatlah status di jejaring social yang berkaitan dengan produk itu, atau mungkin dapat mengirim sms kepada teman-teman Anda terkait dengan produk tersebut. Dengan berbagai usaha tersebut, dengan sendirinya akan menemukan pelanggan yang membutuhkan produk yang di tawarkan. Selain itu, lihatlah pula bagaimana upaya promosi yang dilakukan kompetitor. Jika penawaran kita lebih unik dan menarik, lanjutkan upaya promosi tersebut. Jangan lupakan pula kehebatan word-of-mouth publicity. Kekuatan promosi dari mulut ke mulut ini memang ajaib karena dapat menyebar dan menjaring pelanggan hingga berlipat-lipat. Oleh karena itu, siapkan diri untuk membuat pelanggan lebih nyaman bergabung dengan koperasi kita. Pelanggan yang merasa puas dengan produk kita akan menjadi pelanggan loyal yang dapat menarik pelanggan baru.
- pilih lokasi yang strategis. Faktor penting dalam strategi pemasaran lainnya adalah masalah pemilihan tempat.. usahakan untuk memilih lokasi yang tepat dan  strategis, agar kesempatan untuk memenangkan pemasaran produk koperasi  dapat MUDAH diakses oleh pelanggan lebih terbuka.
- gunakan internet marketing. Internet marketing bisa jadi salah satu strategi marketing yang sangat efektif.
- jalin hubungan dengan pelanggan. Memelihara pelanggan lama lebih mudah dibandingkan mendapatkan pelanggan baru. Konon, biaya yang dibutuhkan untuk menarik pelanggan baru sekitar 6 kali lipat daripada memelihara pelanggan lama. Maka, buatlah database pelanggan, masukkan data-data penting beserta kemajuan yang telah dicapai, hubungi mereka secara berkala, dan informasikan pelanggan mengenai promo produk yang sedang berjalan, dan lain-lain.
- Menciptakan inovasi baru pada produk.
- Aktif mengamati perkembangan pasar dan mengevaluasi produk atau jasa yang ditawarkan. Perubahan minat dan kebutuhan para konsumen, tentunya menjadi salah satu faktor penting yang perlu perhatikan. Karenanya, untuk bisa memberikan nilai tambah bagi konsumen, lakukan survey pasar secara rutin agar bisa meng-upgrade kualitas produk dan jasa yang  tawarkan.
Kelompok 6
Bagaimana koperasi memberikan layanan kepada para anggotanya sehingga mampu bersaing dengan non koperasi ?
Jawab :
Pelayanan pada hakikatnya adalah serangkaian kegiatan dalam proses pemenuhan kebutuhan melalui aktifitas orang lain, oleh karena itu pelayanan merupakan proses. Sebagai proses, pelayanan berlangsung secara rutin dan berkesinambungan. Untuk pelayanan koperasi terhaadap anggota dalam bersaing dengan non koperasi  yaitu dengan memberikan layanan yang terbaik , kita jaga hubungan baik kita dengan para anggota, jangan biarkan anggota merasa tidak puas atas pelayanan yangdi berikan. Selalu update terhadap adanya perubahan. Karena perubahan kebutuhan ini akan menentukan pola kebutuhan anggota dalam mengkonsumsi produk-produk yang di tawarkan oleh koperasi. Bila koperasi mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan anggota yang lebih besar dari pada pesaingnya, maka tingkat partisipasi anggota terhadap koperasinya akan meningkat. Untuk meningkatkan pelayanan, koperasi memerlukan informasi-informasi yang datang terutama dari anggota koperasi. Sehingga dengan demikian , kita tetap bisa mempertahankan para anggota untuk tetap loyal terhadap koperasi tersebut serta tidak kalah dan mampu bersaing dengan yang non koperasi.
Kelompok 7
Jelaskan bahwa keunggulan bersaing koperasi dapat di capai melalui 3 strategi generic (cost leadership, deferensiasi, focus) ?
Jawab :
Cost leadership. Strategi ini berusaha untuk memenangkan persaingan dengan pendekatakan harga, dimana dengan harga tertentu akan produk yang dihasilkannya konsumen lebih tertarik untuk membeli produk tersebut. Biasaya perusahaan secara real melakukan perang tarif melalui berbagai istilah seperti: potongan harga, potongan tunai, potongan pembelian, dan lainnya
Differentiation. Untuk memenangkan persaingan bisnis, perusahaan berusaha membuat produk yang unik, dimana produk tersebut sulit ditiru oleh pesaing perusahaan. Bila pesaing telah banyak memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk sejenis, maka perusahaan yang bersangkutan melakukan inovasi baru, kemudian diproduksi produk generasi baru (versi baru) tersebut, akibatnya perusahaan tersebut tetap memimpin produk yang lebih unik dari yang dihasilkan oleh perusahaan lain. Pada strategi ini agar produk yang dihasilkan tetap unik, maka diperlukan inovasi-inovasi baru sepanjang waktu. Untuk menghasilkan inovasi baru sepanjang waktu dibutuhkan tenaga kerja yang khusus dan spesialis. Ini artinya pemilihan strategi ini akan membutuhkan tenaga kerja terampil, inovatif dan terdidik. Sudah tentu untuk mendapatkan tenaga kerja dengan kompetensi demikian akan mengeluarkan biaya yang lebih tinggi.
Focus. Strategi ini memfokuskan kegiatan pada konsumen dengan segmen tertentu. Pengincaran konsumen segmen tertentu ini akan lebih memudahkan perusahaan untuk memenangkan persaingan bisnis. Sebagai contoh: sebuah UKM memproduksi pakaian wanita yang berusia antara 25-30 th. Pembuatan produksi tersebut untuk membidik segmen wanita dengan usia 25-30 th adalah usia dimana seorang wanita lagi suka-sukanya untuk berbelanja pakaian.
Dari uraian di atas, ketiga strategi tersebut bukanlah suatu yang harus terpisah satu dengan yang lainnya. Maka terlihat dengan jelas jika ke tiga strategi tersebut mampu unggul dalam persaingan.
Kelompok 8
Jelaskan tentang segitiga C strategi dalam koperasi ?
Jawab :
keunggulan koperasi harus ada 3 (tiga) pemain yang diperhitungkan yaitu:
a.Koperasi sendiri (cooperative)
b. Anggota potensial (customer)
c. Pesaing (competitor)
Segitiga Strategi ini meliputi tiga pelaku. Untuk keberhasilan pelaksanaan dalam segitiga ini, koperasi harus mengetahui cara menggunakan hubungan diantara ketiga C ini dengan sebaik- baiknya.
Secara tradisional, pemikiran koperasi dibangun oleh adanya hubungan antara perusahaan koperasi dengan para anggotanya. Akan tetapi, bagaimana mungkin? Untuk dapat memperhatikan kelangsungan hidupnyapun tidaklah mencukupi, jika koperasi tidak berhasil bersaing dengan organisasi- organisasi lain.
Apakah keunggulan kompetitif koperasi menjadi masalah sentral yang penting ?.
Strategi koperasi yang berhasil merupakan suatu hal yang dapat menjamin penyesuaian yang lebih baik dari kekuatan- kekuatan koperasi terhadap kepentingan- kepentingan pelanggan, dibandingkan dengan yang dapat diberikan oleh persaingan.
- Koperasi harus mampu memberikan setidaknya manfaat keunggulan yang diberikan oleh pesaing (non- koperasi) dengan kata lain, Koperasi harus memiliki kemampuan untuk memberikan manfaat keunggulan yang khusus.
- Anggota koperasi harus mampu mengontrol manajemen termotivasi untuk mempromosikan kepentingan anggotanya.
Sebagaimana yang telah diungkapkan di muka,  teori koperasi tradisional menyatakan bahwa kondisi yang kedua inilah yang kurang terpenuhi. Teori ini berdasarkan pada gagasan mengenai hubungan yang serasi antara para anggota manajemen koperasi.


MAKALAH PENGANTAR MANAJEMEN Lingungan Organisasi dan Lingkungan Alam

MAKALAH
TUGAS PENGANTAR MANAJEMEN

 Lingungan Organisasi dan Lingkungan Alam
“Solusi dari Pengaruh Lingkungan Organisasi PT. Wangta Agung terhadap Lingkungan Sekitar”







Nama kelompok :
Ana Kurniawati
Sulistiani Tri Wahyuni
Roudlotul Jannah
Yulita Anastasia Anes
Rusiyanto
Kosim
Lalu Dody Iskandar A
Eko Agus Prasetyo
Sahruji
Dimas Sadewa
Catra Yanuar Sutikno

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA



KATA PENGANTAR

       Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang Solusi dari Pengaruh Lingkungan Organisasi PT.Wangta Aagung terhadap Lingkungan Sekitar dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada Ibu Ludya selaku Dosen mata kuliah Pengantar Manajemen yang telah memberikan tugas ini kepada kami
.
       Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai dampak yang ditimbulkan dari sebuah perusahaan yang berada di area rawan banjir . mengenai lingkungan organisasi dan lingkungan alam yang berada di sekitar sebuah perusahaan. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun
.
       Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan di masa depan.






Surabaya, April  2015



     Penyusun



BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
Berbicara masalah lingkungan mungkin sudah tidak asing lagi di telinga. Lingkungan merupakan Faktor yang menjadi tolak ukur dalam kehidupan.  Lingkungan organisasi dan lingkungan alam yang saling berhubungan, oleh karena itu setiap manajer dalam suatu perusahaan selalu memperhatikan lingkungan organisasi dan lingkungan alam karena keduanya berkaitan satu sama lain baik langsung maupun tidak langsung terhadap perusahaan tersebut.
Salah satunya dampak yang terjadi dari suatu perusahaan terhadap lingkungan alam di sekitarnya , sehingga suatu organisasi perusahaan pasti memiliki cara tertentu untuk mengatasi hal tersebut. Oleh karena itu di sini kami membuat makalah ini dengan judul “Solusi dari Pengaruh Lingkungan Organisasi PT. Wangta Agung terhadap Lingkungan sekitar”.



B.  Tujuan
1.    Memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen pengantar manajemen
2.      Mengetahui bagaimana solusi PT. Wangta Agung terhadap pengaruh nya di lingkungan sekitar






BAB II
PEMBAHASAN

A.      Profil Perusahaan
PT. Wangta Agug Didirikan pada tahun 1950, dimulai dari home industri yang mempekerjakan sedikitnya 10 pegawai. Dan sejak 1972 PT.Wangta Agung menjadi perusahaan keluarga yang cukup disegani. Dengan bersenjata kreativitas dan ketekunan, kita berspekulasi untuk menjadi bagian dari dunia dan pada tahun 1987 memulai export ke USA dan Eropa. Untuk meningkatkan mutu dan kualitas hasil produksi, kita banyak bekerja sama dengan beberapa perusahaan manufaktur dari Taiwan. 
Hingga saat ini PT.Wangta Agung telah didukung lebih dari 10 ribu tenaga profesional ahli dibidangnya serta kepercayaan yang kuat diberikan konsumen pada kami, hampir setengah abad PT.Wangta Agung telah menghasilkan berbagai jenis sepatu dan sandal yang dipasarkan baik didalam maupun diluar negeri, diantaranya Diadora, Tommy Hilfiger, O' Neil, Marlboro, Princess, Convers, Spalding, Donnay, Gola, Air Pro, Pro Kennex, Profesional, Kelme, Ardiles, Gibor, Willow dll. Dengan produksi menyebar ke 10 negara berbeda di dunia. 
Bermodal mesin - mesin yang canggih dan system produksi yang modern, kami akan selalu siap menghadapi pasar global yang semakin menajam, dengan penghasilan US$ 180 juta pertahun PT.Wangta Agung akan terus meningkatkan kepercayaan konsumen baik dari segi kualitas produksi maupun layanan.

B.       Visi dan Misi Perusahaan
Visi :
1.      Menjadi perusahaan besar yang terpandang, terkemuka di bidang bisnis dengan mengutamakan pelayanan penjualan yang terbaik serta menguntungkan dan memiliki peran dominan dalam bisnis sepatu.
2.      Menjadi perusahaan industri sepatu yang mampu bersaing dan bertumbuh kembang.


Misi :
1.      Menghasilkan laba yang pantas untuk mendukung pengembangan perusahaan.
2.      Memproduksi berbagai jenis model sepatu yang terkait dengan keinginan para konsumen dengan mutu, harga dan kualitas yang berdaya saing tinggi melalui pengelolaan yang profesional demi kepuasan pelanggan.
3.      Menjalin kemitraan kerja sama dengan pemasok dan penyalur yang saling menguntungkan.
4.      Menjadi perusahaan sepatu yang terbaik.
5.      Memberikan produk dengan kualitas terbaik



C.       Pembahasan Kasus
Dalam berdirinya sebuah perusahaan salah satunya di PT. Wangta Agung , perusahaan tersebut pasti memiliki pengaruh dan dampak terhadap lingkungan yang ada di sekitar perusahaan , salah satu dampaknya mengenai lingkungan alam, dalam mengatasi adanya pengaruh perusahaan terhadap lingkungan alam di sekitarnya  PT. Wangta Agung melakukan tindakan sebagai berikut :
1.      Penanggulangan banjir di lingkungan masyarakat sekitar
PT. Wangta Agung terletak di daerah yang rawan banjir, oleh karena itu penanggulangan banjir sangat di perlukan untuk mengatasi hal tersebut ,  salah satu hal paling mudah yang sudah di terapkan untuk menanggulangi permasalah tersebut yaitu  PT. Wangta agung memberlakukan kepada seluruh organisasi yang ada di dalam perusahaan untuk tidak membuang sampah sembarangan. Ada sanksi tersendiri bagi yang melanggar peraturan tersebut. Selain itu perusahaan juga telah menyediakan tempat untuk memisah antara sampah basah dan sampah kering. Agar ke depannya bisa di daur ulang jika memungkinkan.

2.      Penghijauan dalam perusahaan dan sekitar perusahaan
PT.Wangta Agung selalu menggalakkan adanya penghijauan, yaitu penanaman pohon-pohon di sekitar perusahaan, Hal ini dilakukan untuk memulihkan, mempertahan kan, mengembangkan kondisi tanah serta mengurangi adanya banjir. Selain itu penghijauan juga bisa melindungi kelestarian tanah dan air. pohon dan pelindung tanah lainnya adalah pengendali air bagi kehidupan kita. Tanaman yang menutup tanah akan menahan air hujan, Penghijauan yang baik akan memberikan lingkungan hidup yang baik. Pepohonan yang rimbun dapat menciptakan suasana nyaman, sebagai pengatur lingkungan, vegetasi akan menimbulkan hawa setempat lingkungan menjadi nyaman,  dan udara sejuk yang pada akhirnya baik untuk kesehatan, baik pula untuk perusahaan. Dan untuk memperindah suasana perusahaan.



3.      Daur ulang limbah
Dalam industri besar maupun kecil, limbah tentu menjadi persoalan yang cukup penting dari proses produksi itu sendiri. Begitu pula dalam industri sepatu. Maka dari itu pihak perusahaan bekerja sama dengan beberapa pengusaha kecil menengah di sekitar untuk mengolah kembali limbah kulit menjadi kerajinan yang layak dipergunakan lagi. menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru.






BAB III
PENUTUP

A.      Kesimpulan
Setiap berdirinya suatu perusahaan, selalu memiliki berbagai dampak, salah satunya dampak terhadap lingkungan alam di sekitarnya. PT. Wangta Agung , merupakan perusahaan di bidang industri sepatu, perusahaan tersebut terletak di daerah rawan banjir, dimana lingkungan alam di sekitarnya perlu ada tindakan yang tepat untuk mengurangi banjir, oleh karena itu PT. Wangta Agung melakukan tindakan salah satunya yaitu penanggulanagn banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan, penghijauan di sekitar perusahaan dan di dalam perusahaan itu sendiri serta pengolahan daur ulang limbah.

B.       Saran
1.      Setiap perusahaan harus mampu bertindak untuk mengatasi dampak dari perusahaan terhadap lingkungan di sekitarnya.
2.      Perusahaan harus melakukan tindakan yang tepat untuk tetap menjaga lingkungan alam di sekitar perusahaan.
           





Minggu, 29 Maret 2015

Biar Terbang Bersama Zarrah

Jika sekarang benci, berarti dulu sempat cinta bukan ???. seharusnya kalimat itu tercanang lekat-lekat dalam benakmu. Namun pada realitanya, semua terbang seiring angin menerbangkan butiran zarrah.
Saat ini aku berada dalam adonan tiramisu. Kukira aku akan selalu merasakan masa-masa manis yang tak kuketahui ternyata di akhir sensasinya berujung pada rasa pahit. Masa ini kudapati ketika putih abu-abu menjadi busana kebesaranku dan teman-temanku di hari senin dan selasa. Masa pencarian jati diri dan citra diri. Susah, senang, canda, tangis, kekonyolan, kekompakan, persahabatan  semua lengkap pokoknya.
Hingga kutemukan seseorang yang sempat menjadi pelengkap cerita masa putih abu-abuku. Sebenarnya bukan penemuan baru sih(jiiiiaaahh). Soalnya hamir tiap minggu aku bertemu dengan dia dalam kegiatan ekstrakurikuler PMR di sekolah. Namun kali ini, chemistry bersensasi marmut merah jambu tengah menjadi setting suasana tersendiri untuk aku, terlebih kita.

Maukah kamu menjadi yang
Pertama untukku?

Sender:
Taufik
+628155614067

Mataku yang masih riyip-riyip mengantuk mencoba membaca pesan yang masuk di ponselku. Seperti minum obat anti ngantuk, mataku langsung terbelalak dan menyala 1000 watt. Dan aku membacanya ulang. Jedar-jedor alunan jantungku mengalun seperti di iringi lagu paling romantis. Kamarku berubah menjadi taman bunga yang di huni oleh puluhan kupu-kupu cantik. Waw Taufik, cowok super zuper duper cuek bebek wek wek menyatakan cinta kepadaku. Cia cia cia cia.

To:
Taufik

Iya mau ;)Sent : 19-Dec-2012

Hualah,, tanpa menghitung beras aku membalas sms dari Taufik, karena sudah sejak lama aku berharap dia menjadi pacarku. Meskipun aku tahu sifat dia bagaimana. Namun itulah yang membuatku tertarik pada dia. Stay coolnya bikin penasaran tersendiri buat aku.
Olala… berarti mulai detik ini aku punya pacar dong. Hehehehehhe. Maklum sudah 2 tahun aku ngejomblo. Bikin bosen tau nggak.
Na…na…na….na… huuuyyeee…
“ Yaelah ni anak pagi-pagi uda muter-muter sambil nyanyi-nyanyi dengan lirik nggak jelas. Noh buruan kamu sudah di tunggu sama Taufik dari tadi. Latihan yang giat, kompetisi udah di depan mata Sya ” kata Reza yang sepertinya sudah lama datang di ruang latihan.
“ Assalamualaikum Taufik, sudah lama ya ?? ” aku menyapa Taufik yang tengah menyiapkan alat peraga untuk latihan PP (pertolongan pertama).
“ Eh waalaikumsalam Sya, enggak kok, barusan aja.” Jawab Taufik sembari memandangku. Tapi tingkahnya tetap cool. Tak menunjukkan kalau kita ini sudah pacaran. Atau mungkin dia belum siap kasih tau teman-teman kalau kita ini baru jadian. Hanya sorot matanya hari ini lain dari biasanya. Kutemukan sebongkah kebahagiaan nongkrong di bola matanya.
“ Ehhhhmmm,,, udah sarapan Fik?”
“ eiitssss bukannya latihan malah ngobrol saja kalian ini, tuh Kak Arif sudah datang, kena semprot bukan salah aku lho ya !” kata Devi yang tiba-tiba sewot tanpa sebab. Ato mungkin ngiri kali ya sama aku dan Taufik.
Ehhhh Vi,,, tau nggak sih kamu kalau aku sama Taufik sudah resmi menjadi pacar loh, gangguin orang lagi seneng aja sih. Gerutuku dalam hati
“ Yaelah Vi, ini juga sambil kerja kali” kata Taufik tak kalah sewotnya.
Tak apalah menghabiskan liburan dengan tetap berlatih di sekolah, toh disini juga ada orang yang tersayang. Seharianpun asal dengan Taufik tak apa. Gumamku dalam hati dengan sesekali memandang sosok pacar baruku. Sesekali setiap aku memandang penuh sayang ke Taufik, dia juga ternyata memandangku. Seiris senyum manisnya terkadang dia lemparkan ke arahku. Sepersekian detik setelah aku mendapati senyum itu cepat-cepat aku menundukkan kepala. Takut salting sendiri J
Entah, hari ini Taufik tak seperti biasanya, seakan kata-kata endelnya yang ceplas-ceplos tiba-tiba beku hingga minus nol derajat. Hanya senyum manisnya yang sedari tadi mencair. Aku mencoba mencari bahan pembicaraan, namun ketika aku memulai pembicaraan, Taufik juga ingin berbicara. Jadi kami berdua tertawa cekikan melihat kelakuan kami.
“ kamu uda kasih tau anak-anak kalau kita udah pacaran Fik?” aku mencoba memulai pembicaraan lagi.
“ Belum Sya, kenapa?”
“ ehhmm,,,, gitu yah. Enggak kok Fik,” jawabku agak kecewa. Bukankah ini kabar gembira dan harus ada kedaulatan diatasnya.
“ aku belum siap Sya, biar mereka tahu dengan sendirinya” Taufik memberi alasan.
“ yaudah, aku aja yang bilang ke temen-temen yag !” pintaku enuh semangat
“ Nunggu saat yang tepat aja ya Sya” jawab Taufik dengan stay coolnya
“ WOOOYYYY,,, aku butuh kedaulatan Fik, aku nggak mau kehilangan kamu, emang ada yang salah ya sama hubungan kita ” teriakku dalam hati.
Mata Taufik dan mataku beradu, mencoba menjelaskan keinginannya dan keinginanku. Namun kuredupkan pandanganku, mencoba mengerti keinginan Taufik, aku meredam keposesifanku terhadapnya. Maklum, kehadirannya serasa membawa sensasi tersendiri untukku.  Ulasan senyum semanis mungkin kulempar dalam peraduan pandang saat itu. Sebagai pertanda kalau aku menyetujui keinginan Taufik.
Tak terasa pukul 15.00 WIB, yah tak terasa. Gimana enggak, kan ada Taufik noh. Heheheheheheh.
“ Sya, sorry, aku pulang duluan ya. Umi ngomel-ngomel minta jemput dari tadi. Kamu pulangnya barengan sama Taufik atau anak-anak ya. Buru-buru nih” Kata Devi sambil mengemas tasnya.
“ Oh ya Vi, tenang aja. Aku juga ntar mau nganter Tasya pulang kok” sahut Taufik
“ Wah, kebetulan banget tuh Sya, yaudah ya. Aku pulang. Assalamu’alaikum” Devi pamitan sambil berlari kecil menuju tempat parkir sekolah menjemput motor kesayangannya yang sudah dari pagi tadi cangkruk di sana.
Huuuuuaaaa,, Taufik mau nganterin aku pulang. Padahal tadi juga dia nggak bilang kalo mau nganterin aku pulang. Akupun tak pernah meminta untuk dianter pulang. Dasar nih anak, bikin jengkel tapi ngegemesin tau nggak. Sulit dieja dan ditebak kemauannnya.
“Maaf Fik, jadi ngerepotin kamu” aku berusaha sok nggak mau dianter padahal MAU BANGEEEETTT. Huuuuaaaaaaa.
“Nggak kok Sya, lagi pula aku juga lagi free. Atau kamu nggak mau aku anterin pulang?” tanya Taufik
“Oohhhhh,,nggak kok. Mau, mau. Pake banget malahan” uuppss. Keceplosan, padahal kan niatku sok nggak mau. Wah dasar. Emang ya stay cool itu sulit banget.
“ yaudah, sono gih. Beresin peralatan dulu sama anak-anak. Aku tunggu diparkiran ya kalo udah selesai.” Jawab Taufik sambil agak tertawa ngeliat tingkahku yang aneh.
“ loh, kamu nggak ikut ngebantuin emang Fik?”
“ ya iya dong Sya. Biar cepet selesai juga. Dan bisa cepet-cepet nganterin kamu pulang juga. ” jawab Taufik sambil berlalu membereskan perlengkapan latihan.
Akupun juga berlalu sambil beres-beres. Serasa lagi di taman bunga dan kupu-kupu sedang menari-nari di sekitarku. Jjjiiiaahh.
“ Nih helm nya Sya” kata Taufik dengan melempar senyum termanis yang pernah ku dapati sepanjang bersamanya hari ini.
Suasana lukisan alam kali ini hitam kelam. Sepertinya tak lama lagi hujan kan berlomba-lomba turun membasahi tanah yang telah berjanji menyuburkan setiap tanaman yang menancapinya.
Taufik langsung tancap gas. Berlalu meninggalkan sekolah. di tengah perjalanan kita tak banyak berbincang-bincang. Hanya seperlunya saja. Taufik konsentrasi pada setir motornya. Sedangkan pikiranku jauh melayang-layang ke taman bunga.
“ loh kok berhenti Fik?. Kan rumahku masih jauh.”
“ hujan Sya. Kita berteduh dulu ya sambil ngopi. Nungguin hujan reda. Aku lupa tadi nggak bawa mantel hujan. Ntar kalau kamu kehujanan, sakit. Siapa juga yang susah ntar. Aku kan nggak pengen cewekku yang manis ini sakit. Bentar lagi juga ada kompetisi yang harus kamu lewati kan” kata Taufik  panjang lebar.
Oh my God. Ini hujan ya. Saking asyiknya di bonceng sama Taufik. Hujanpun aku tak tau. Oh inikah cinta?.
Aku dan Taufik berhenti di sebuah Cafe di sepanjang jalan menuju rumah yang biasannya aku hanya memperhatikannya ketika lewat berangkat sekolah. Di sana sini aku melihat ruangannya bertemakan Disney. Gimana enggak. Lhawong di papan namanya saja Disney Cafe. Taufik memilih meja nomor 17 yang mejanya bergambar karakter Donald Duck. Pandanganku masih berpetualang menjelajahi seisi ruangan yang di sebut Disney Cafe ini. Membaca suasana sekitar.
“ mau makan dan minum apa Sya? ” tanya Taufik sembari menyodorkan rentetan daftar  makanan dan minuman.
“ Terserah kamu aja Fik. ” jawabku sambil gelagapan
“ Beneran yah Sya, nggak boleh protes lho !”
“ Apapun yang kamu suka pasti aku juga suka kok Fik ” jawabku meyakinkan. Dan mataku masih ingin membaca seluruh kegiatan yang berada dalam Cafe ini. Tembok-temboknya terdapat gambar-gambar tokoh-tokoh disney. Mungkin dalam bayangan kalian kok kayak playgroup ya?. Jangan salah, meskipun bertemakan disney tapi suasananya sweet dan classic.
“ Mbak….mbak….” Taufik memanggil pelayan Cafe dan memecahkan lamunanku.

“ Iya mas, mau pesan apa?” Mbak nya  datang dari ujung Cafe membawakan buku daftar pesanan.
“ Cappucino panas dua sama Coklat brownies dua ya mbag” Jawab Taufik
“ baik mas, permisi ” mbak itu berlalu sambil membawa
Daftar pesanan Taufik
“Gimana Sya, asyik nggak tempatnya?” tanya Taufik
“ lumayan. Emang kamu sering ke sini Fik?” jawabku
“ kalo lagi pengen aja sih Sya. Kenapa?”
“ enggak kok Fik ”
Aku dan Taufik ngobrol sana-sini dengan tema yang gonta-ganti. Tak lama kemudian pesanan Taufik datang.
Waw, Cappucino dan coklat brownies. Taufik kok tau sih kesukaanku. Waduh jangan-jangan selama ini dia selalu mejadi mata-mataku. Ah, jangan ge er dong Tasya. Kebetulan juga kali. Nggak mungkin kan seorang seperti Taufik yang cuek bebek wek-wek dengan stay coolnya tiba-tiba mata-matain kamu. Kok yo lalar gawe tenan nuuu. Tapi meskipun cueknya minta ampun, sweet juga lho.
“ Sya, kok bengong sih. Ayo dimakan Sya! Atau kamu nggak suka ya?.” kata Taufik sambil melambaikan tangannya ke arahku yang jatuh dalam lamunanku tentangnya.
“ Aku kan uda bilang Fik. Apapun yang kamu suka aku juga pasti suka. Tapi kalo yang satu ini. Aku bener-bener suka. Kamu kok tau sih kesukaanku? Jangan-jangan kamu suka mata-matain aku yag! Atau kamu suka nguntitin aku?” tanyaku seperti sedang mengintrogasi maling
            “ ye,,,, endelnya mulai kambuh nih. Dari dulu kali aku suka cappucino sama brownies. Dan kebetulan kamu juga suka kan? ”
“ hehehehhehe… gitu yag!” aku tertawa ke ge er an.
Di tengah kami berbincang-bincang lagu dari Adera dengan “lebih nindah”nya mengalun senada dengan suasana hatiku sore ini. Rasanya aku tak ingin mengakhiri saat-saat seperti ini.

Saat aku tenggelam dalam sendu
Waktupun enggan untuk berlalu
Aku berjanji tuk menutup pintu hatiku
Entah untuk siapapun itu
Semakin aku lihat masa lalu
Semakin hatiku tak menentu
Tetapi satu sinar terangi jiwaku
Saat aku melihat senyummu
Dan kau hadir merubah segalanya menjadi lebih indah
Kau bawa cintaku setinggi angkasa
Membuatku merasa sempurna
Dan membuatku untuk menjalani hidup berdua denganmu slama lamanya
Kaulah yang terbaik untukku

Setelah cappucino dan brownies habis dan hujan pun reda. Akhirnya kami pulang.
“ Fik, makasih untuk hari ini ya. Kalau saja aku pawang hujan. Aku minta kepada Sang Pemberi Hujan biar hujan terus. Biar aku bisa lama-lama sama kamu. Hehehehe ” kataku kepada Taufik. biar dikatain lebay, emang nyatanya gitu.
“ sama-sama Sya. Salam ya ke Umi sama Abi kamu. Maaf aku nggak bisa mampir. Udah malem. Takut di cari in sama orang-orang dirumah. Assalamualaikum” Kata Taufik sambil berpamitan pulang.
“ oh ya Fik. Hati-hati ya di jalan.”
Dan motor Taufik melaju meninggalkan pelataran rumahku. Aku tak ingin beranjak dari tempat berdiriku sekarang. Aku masih ingin memandang Taufik. Hingga suara Umi dari dalam memanggilku.
“ Ning, ayo masuk. Kok malah ngelamun di situ tho!” teriak Umi dari serambi rumah
“ iya Mi, ini juga mau masuk” jawabku sambil masih memperhatikan Taufik berlalu dengan motornya.

1 bulan kemudian
Pernah nggak kamu punya pacar namun ketika kamu face to face  di sekolah dia bertingkah seolah kamu hanya teman biasa. Namun kamu baru akan merasakan punya pacar hanya ketika di sebuah short message saja?. Jarang bertemu walaupun satu sekolah.
Perasaan kamu gimana?. Merasa nggak dianggap di dunia nyata. Namun begitu manis di sebuah short message. Sebenarnya si doi malu berpacaran dengan kita atau jangan-jangan kita yang hanya pacar simpanan. Hanya tempat pelarian cintanya semata?. Mau marah, dikiranya posesif. Di diemin berarti kita di bodohin.
Ya itulah yang terjadi ketika di sekolah. aku dan Taufik sudah satu bulan lebih berpacaran namun hanya sekedar ingin melihat wajahnya saja aku tak bisa.. Kita memang  jurusan. Taufik anak Science sedangkan aku anak Social. Tapi teman-temanku walaupun beda kelas pasti dijemput oleh pacarnya kalau pulang sekolah walau hanya sekedar barengan ke tempat parkir atau ke kantin sekolah. jangankan mengajak makan bareng dikantin sekolah. malam minggupun tak pernah barang satu kalipun dia mengajag aku nge date walau hanya sekedar cari angin.

Semua teman-temanku sudah tau kalau akau sudah pacaran sama Taufik. Tapi ada juga yang nggak percaya. Gimana enggak, dia bertingkah cool sekali sama aku ketika di sekolah. emang ada yang salah ya kalau hanya sekedar main sebentar ke kelasku atau ngajak makan bareng dikantin. Tapi aku tak pernah menuntut hal ini kepada Taufik. Yah aku juga harus ngerti kalau aku juga pacar pertamanya dia. Pasti ada suatu alasan tersendiri. Hingga kudapati suatu kejadian yang menuntutku untuk mengeluarkan uneg-uneg yang sudah bikin aku mbuneg ini.
“ Loh, kamu kenapa Sya. Kok nangis?. Sakit?” Tanya Devi yang sedang memperhatikanku sesenggukan di koridor sekolah.
“ Enggak kok Vi. Aku nggak sakit. yuk kita pulang, aku barengan sama kamu ya!” Aku mengusap air mata yang beberapa detik lalu berlomba terjun bebas dari mataku.
“ loh katanya tadi mau pulang bareng Taufik. Mana Taufik Sya?”       tanya Devi dengan menggantungkan kecurigaan atasku.
“ Nggak jadi Vi. Udahlah, ayo kita pulang!” ajakku
“ tunggu dulu, kalo kamu nangis kayak gini berarti ada apa-apa. Kamu tunggu aku disini dulu. Aku mau cari Taufik. OK! Jangan kemana-mana ya Sya!” kata Devi setengah berteriak sambil berlari meninggalkanku.
Di taman sekolah
“ Oh, jadi ini ya yang ngebuat Tasya jadi nangis. Tega ya kamu Fik. Tasya udah nungguin kamu dari tadi kamunya malah enak-enakan sama pacar baru kamu.” Kata Devi sambil marah-marah melihat Taufik sedang berduaan dengan Lala di taman sekolah
“ Astaghfirullah, aku lupa kalau tadi ada janji mau ngajak Tasya pulang bareng. Sekarang dia lagi dimana Vi?” tanya Taufik dengan tergopoh-gopoh dan langsung meninggalkan “teman kencan barunya” itu.
“ maaf mbag, aku bukan pacarnya Taufik. Kita tadi hanya membicarakan progam PTA tahun depan” jelas cewek itu sambil melongo karena dituding dia merebut pacar orang
“ tau ah, pokoknya gara-gara kamu sahabat aku nangis” jelas Devi sambil lari membuntuti Taufik yang sudah agak jauh dari TKP.
Di koridor sekolah
Aku masih sesenggukan di kursi pojok kelas. Aku masih belum percaya kalau Taufik setega ini dengan aku. Tadi sewaktu istirahat siang aku sempat bertemu sekilas dengannya di perpustakaan sekolah, dan dia mengajakku pulang bareng dan memintaku menunggu sepulang kegiatan ekstrakurikuler pramuka usai. Itupun dia bicaranya sambil berjalan dan tergopoh-gopoh. Aku paham kalau ia pasti sedang buru-buru masuk kelas. Aku maklumi dia. Tapi untuk kali ini, apa aku harus memakluminya lagi?. Pura-pura tak mengetahuinya kalau dia selingkuh dibelakangku?.  Aku yang pacar “resmi”nya saja tak pernah tuh ngobrol asyik disekolah berlama-lamaan kayak gitu. Sepertinya sudah cukup aku mengalah untuk Taufik. Meskipun dia selalu membuatku tersenyum, namun itupun kuantitasnya sangat kecil dibandingkan membuatku meneteskan air mata. Aku terpejam dalam kecamuk hati yang tak karuan. Hatiku berkata jika saat ini Taufik di depanku hanya satu hal yang ingin aku katakan. “ KITA PUTUS!”.
“Sya, kamu kenapa?” tanya Taufik yang tiba-tiba nongol didepanku dan merogoh sakunya lantas memberikan sapu tangannya kepadaku.
Oh Tuhan, dia sekarang benar-benar dihadapanku. Dan aku harus menepati komitmen yang baru saja kubuat dengan diriku sendiri
“ maaf Fik, kita putus aja ya?” jawabku dengan enteng. Namun hanya di bibir, lain lagi jika hati ini yang berbicara. Beraaaattttt banget rasanya ngelepasin Taufik.
“ Sya dengerin aku, aku tadi tak seperti yang kamu kira. Aku sama Lala tadi hanya…..”
“ hanya apa Fik?” potongku agak teriak
“ Kamu pacarku kan Fik, tapi kenapa. Sekalipun kau tak pernah menemuiku walau sekedar menyapaku ketika di sekolah. apa kamu malu punya pacar seperti aku. Aku juga ingin Fik kayak temen-temen lainnya. Barengan waktu makan siang di kantin. Ditungguin kalau jam sekolah berakhir. Tapi kamu?. Serasa aku tak punya pacar Fik. Aku heran ya sama kamu. Atau kalau kamu malu menemuiku ketika di sekolah, kan bisa kamu menemuiku diluar sekolah. ngajakin ngedate kek. Mending aku nggak punya pacar kan ?. toh sama aja rasanya. Atau kamu sengaja ya, biar pacar baru kamu itu nggak tahu kalau kita masih pacaran. Terus setiap malam minggu kamu ngedate kan sama dia” Cerocosku mengeluarkan uneg-uneg panjang lebar
“ oh ya satu lagi. Aku baru ngerasa kalau aku punya pacar itu hanya ketika saling balas sms sama kamu. Selebihnya aku merasa tak pernah punya pacar Fik”. Tambahku.
“ Astaghfirullahaladzim Tasya, jadi itu kemauan kamu. Aku sama sekali tak pernah mengerti Sya. Satu hal yang perlu kamu canangkan dalam pikiranmu atasku saat ini Sya. Aku ngelakuin hal ini semua karena aku menjagamu dalam naungan serpihan bekas serpihan kaca yang sukar disentuh. Itu saja Sya. Bahkan aku tak pernah punya pacar baru satu pun. Aku bener-bener sayang sama kamu Sya. Tapi kalau emang kamu ingin putus sama aku. Oke Sya, aku hargai keinginan kamu. Dan aku tadi memang bener-bener lupa kalau aku udah janji bakalan nganterin kamu pulang” jelas Taufik
Hatiku rasanya tak karuan. perkataanku yang kulontarkan tadi tak mungkin untuk kutarik kembali. Tapi inilah jalan yang terbaik. Jalan pikir Taufik dan Aku berbeda. Aku tak menyangka kalau Taufik seperti itu. Berarti aku telah bersuudzon kepada Taufik.
“ Maafin aku Fik, aku negatif thinking sama kamu. Alur pikir kita berbeda. Terima kasih Fik. Kamu sempat menyempurnakan lukisan purnama dihatiku walaupun mendung ikut serta melengkapinya. Kita putus ya. Tapi aku tetap sayang sama kamu” jawabku dengan penuh penyesalan
“ tak apa Sya. Jadi kamu bisa mengambil hikmah dari apa yang terjadi saat ini” kata Taufik
Aku dan Taufik pun berlalu meninggalkan koridor sekolah menuju tempat parkir. Ternyata Devi sudah menungguku disana.
“ Aku pulang duluan aja ya Sya. Kamu kan udah ada Taufik” kata Devi sambil menghidupkan motornya
“ lho..lho Vi, aku kan tadi mau nebeng kamu!”
“ yaudah sana-sana Vi. Tasya pulang sama aku” kata Taufik
“ lho kok malah ngusir. Yaudah ya Sya, Fik. Aku pulang duluan. Assalamualaikum” kata Devi dan berlalu dengan motornya.
Hari ini aku dapat pelajaran penting dari Taufik. Bahwasannya pacaran itu tak harus saling memiliki. Harus saling memahami dan menjaga satu sama lain. Dan mungkin inilah terakhir kalinya aku dibonceng dan dianter pulang Taufik. Kunikmati perjalanan pulang hari ini. Menerawang jauh dalam satu bulan yang telah lalu. Dimana aku masih menjadi pacar Taufik dan hari ini aku sudah putus dengan dia. Sempat tak percaya memang. Tapi inilah keputusan yang telah aku ambil. Allah tadi langsung kontan mengabulkan do’aku. Bagaimana tidak. Baru saja aku berharap jika Taufik ada didepanku maka aku akan minta puus dengan dia. Belum sampai aku mengakhiri doaku. Dia sudah didepanku. Bukankah memang Allah senantiasa memberikan apa yang kita butuhkan. Bukan yang kita inginkan.

Setelah putus dari Taufik, memang aku tak langsung bisa melupakannya. Bahkan 2 minggu penuh aku tak pernah berkomunikasi dengan siapapun kecuali bila perlu. Dan aku hanya akan keluar kamar ketika berangkat sekolah, sholat, mandi dan makan. Mengunci diri di kamar. Merenungkan apa yang telah terjadi. Dan di setiap pagi aku selalu mengirimkan pesan singkat kepada Taufik walaupun hanya sekedar menyapanya. Walaupun tak satupun pesan dariku yang dia reply. Hingga aku benar-benar tak perlu lagi mengirimkan short message karena mendapati sebuah reply short message dari Taufik yang isinya

“ bisa nggak kamu tak seperti ini lagi.
Urusi saja apa yang mesti kau urusi.
Aku lebih menghargai niat baikmu jika kamu memakai caraku.
Jangan pernah sms aku lagi kalau hal itu
menyangkut urusan yang telah lalu.”

Sender:
Taufik
+628155614067

Mulai saat itu dan detik itu pula. Aku berkomitmen. Tak akan sekalipun aku sms dia lagi. Biarlah semua kenangan tentang dia terbang selaras dengan butiran zarrah yang diterpa angin. Taufik bukanlah pelabuhan terakhir yang wajib kupertahankan. Perjalananku masih panjang. Dan jika suatu saat aku memang ditaqdirkan denganNya. Aku yakin pasti DIA juga mempertemukan kita dengan cara seindah mungkin. Tapi satu hal yang sepertinya sulit diterbangkan bersama zarrah. Kenangan sewaktu nyeruput cappucino di Disney Cafe.