Taman Surga
YOU CAN IF YOU THINK YOU CAN
Kamis, 20 Desember 2018
Kamis, 16 Juni 2016
Rabu, 09 September 2015
Selasa, 05 Mei 2015
PEMASARAN KOPERASI
Kelompok
3
Bagaimana analisis SWOT
di terapkan dalam pemasaran koperasi ?
Jawab
:
Analisis
SWOT merupakan cara sistematis untuk mengidentifikasikan faktor-faktor strenghts, weaknesses, opportunities dan threats. Bahwa suatu strategi yang efektif
akan memaksimalkan kekuatan dan peluang dan meminimalkan kelemahan dan ancaman.
Analisis SWOT menunjukkan peran penting dari identifikasi kekuatan dan
kelemahan intern dalam pencarian
strategi yang efektif. Penerapan SWOT dalam pemasaran koperasi seperti
halnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage)
dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan
(weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities)
yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman
(threats) yang ada, dan terakhir adalah bagaimana cara mengatasi kelemahan.
Dalam pemasaran koperasi kita harus bisa mencari peluang dengan baik , pertama
dengan melakukan penelitian terhadap pasar yang di jadikan target , kita
lakukan pendekatan terhadap lingkungan
tersebut. Kira-kira terdapat peluang apa tidak untuk kita jadikan sebagai
anggota , kita tawari untuk menjadi anggota di koperasi. Mencari peluang dengan
tetap memperhatikan adanya ancaman lain , misalnya ada pesaing sesame koperasi,
maka bagaimana tindakan kita atau kekuatan (strength) untuk tetap bisa
memperoleh keuntungan dari peluang tersebut.
Kelompok
4
Bagaimana mekanisme
pasar koperasi bekerja dalam pasar oligopoli ?
Jawab
:
Oligopoli
adalah struktur pasar dimana hanya ada beberapa perusahaan yang menguasai
pasar, baik secara independen maupun secara diam-diam bekerjasama. Oleh karena
itu perusahaan dalam pasar hanya sedikit, maka akan selalu ada rintangan bagi
perusahaan baru untuk memasuki pasar. Dewasa ini banyak koperasi di pasar-pasar
lokal yang telah berintegrasi vertikal atau pasar-pasar yang lebih besar dimana
perusahaan-perusahaan yang telah mapan masih sangat terbatas. Hal ini
menunjukkan bahwa koperasi telah berada di struktur pasar oligopoli, yaitu
struktur pasar dimana hanya terdapat beberapa penjual yang menyebabkan kegiatan penjual yang satu
mempunyai peranan penting bagi penjual
yang lain. Integrasi vertikal yang dilaksanakan oleh perusahaan koperasi
atau perusahaan-perusahaan lainnya di samping sebagai upaya peningkatan
efisiensi perusahaan, juga untuk menghadiri persaingan yang lebih ketat antar
penjual. Dengan kebijakan harga yang lebih aktif, koperasi menciptakan
rangsangan-rangsangan yang lebih kuat bagi para pesaingnya dalam mengurangi
kesempatan masuknya koperasi baru. Jika koperasi berproduksi dengan kemampuan
yang lebih rendah, maka para pesaing dapat dengan mudah menyingkirkan koperasi
keluar pasar dan menjadikan koperasi tergantung bantuan dari luar (bantuan
pemerintah) untuk tetap hidup. Dengan demikian apakah para pesaing
oligopolistik akan memulai perang harga untuk menyingkirkan koperasi. Hal ini
menurut Hendar dan Kusnadi (1999) akan sangat tergantung pada faktor-faktor :
-
Perbedaan kenggulan biaya (cost advantages) dari koperasi. Koperasi yang
mempunyai rata-rata lebih rendah daripada para pesaingnya akan susah untuk
disingkirkan dari persaingan dengan kebijakan harga yang lebih aktif.
Sebaliknya koperasi yang mempunyai biaya rata-rata lebih besar daripada para
pesaingnya akan mudah disingkirkan dengan kebijakan harga aktif.
-
Posisi likuiditas dari para pelaku kegiatan ekonomi. Untuk menyingkirkan
koperasi diperlukan dana cair yang cukup besar guna membiayai kemungkinan
kerugian yang diderita akibat penetapan harga yang lebih ekstern (harga
predator). Bila dana tersebut tidak mencukupi, maka para pelaku ekonomi tidak
akan mudah untuk menyingkirkan koperasi.
-
Keinginan para anggota untuk membiayai kerugian yang mungkin timbul (tingkat
loyalitas anggota). Sebagai dampak dari kebijakan harga aktif para pesaing
koperasi adalah kerugian yang akan diderita koperasi. Bila anggota mampu
membiayai berbagai kerugian yang ditimbulkan, akan susah bagi pesaing untuk
menyingkirkan koperasi.
Dari
ketiga hal tersebut yang paling penting adalah kenggulan atau kelemahan dalam
hal biaya. Pada umumnya disinilah kelemahan koperasi karena modalnya kecil.
sehingga tidak mampu berproduksi secara masal. Karena tidak bisa membuat produk
masal, maka produknya menjadi produk biaya tinggi.
Kelompok
5
Bagaimana cara koperasi
dapat memenangkan persaingan / pemasaran produknya ?
Jawab
:
Untuk tetap bisa
memenangkan produk , koperasi bisa melakukan hal-hal berikut :
-
kenalilah pelanggan. Identifikasi target market Anda akan membantu Anda dalam
menyusun strategi marketing yang efektif, dengan mengetahui siapa target market
Anda, Anda akan terhindar dari terbuangnya waktu dan biaya yang sia-sia.
-
lakukanlah promosi. Lakukan upaya promosi atau memperkenalkan produk koperasi
tersebut kepada konsumen. Usahakan agar promosi yang di lakukan tersebut
konsisten, terus-menerus, dan dengan cara-cara kreatif sehingga para pelanggan
tidak merasa bosan. Misalnya, setiap kali bepergian, bawalah brosur, pamflet,
atau leaflet berisi produk koperasi tersebut untuk dibagikan kepada
rekan-rekan, atau dapat menyebarkan brosur tersebut di tempat umum. Buatlah
status di jejaring social yang berkaitan dengan produk itu, atau mungkin dapat
mengirim sms kepada teman-teman Anda terkait dengan produk tersebut. Dengan
berbagai usaha tersebut, dengan sendirinya akan menemukan pelanggan yang
membutuhkan produk yang di tawarkan. Selain itu, lihatlah pula bagaimana upaya
promosi yang dilakukan kompetitor. Jika penawaran kita lebih unik dan menarik,
lanjutkan upaya promosi tersebut. Jangan lupakan pula kehebatan word-of-mouth
publicity. Kekuatan promosi dari mulut ke mulut ini memang ajaib karena dapat
menyebar dan menjaring pelanggan hingga berlipat-lipat. Oleh karena itu,
siapkan diri untuk membuat pelanggan lebih nyaman bergabung dengan koperasi
kita. Pelanggan yang merasa puas dengan produk kita akan menjadi pelanggan
loyal yang dapat menarik pelanggan baru.
-
pilih lokasi yang strategis. Faktor penting dalam strategi pemasaran lainnya
adalah masalah pemilihan tempat.. usahakan untuk memilih lokasi yang tepat
dan strategis, agar kesempatan untuk
memenangkan pemasaran produk koperasi
dapat MUDAH diakses oleh pelanggan lebih terbuka.
-
gunakan internet marketing. Internet marketing bisa jadi salah satu strategi
marketing yang sangat efektif.
-
jalin hubungan dengan pelanggan. Memelihara pelanggan lama lebih mudah
dibandingkan mendapatkan pelanggan baru. Konon, biaya yang dibutuhkan untuk
menarik pelanggan baru sekitar 6 kali lipat daripada memelihara pelanggan lama.
Maka, buatlah database pelanggan, masukkan data-data penting beserta kemajuan
yang telah dicapai, hubungi mereka secara berkala, dan informasikan pelanggan
mengenai promo produk yang sedang berjalan, dan lain-lain.
- Menciptakan inovasi
baru pada produk.
-
Aktif mengamati perkembangan pasar dan mengevaluasi produk atau jasa yang
ditawarkan. Perubahan minat dan kebutuhan para konsumen, tentunya menjadi salah
satu faktor penting yang perlu perhatikan. Karenanya, untuk bisa memberikan
nilai tambah bagi konsumen, lakukan survey pasar secara rutin agar bisa
meng-upgrade kualitas produk dan jasa yang
tawarkan.
Kelompok
6
Bagaimana koperasi
memberikan layanan kepada para anggotanya sehingga mampu bersaing dengan non
koperasi ?
Jawab
:
Pelayanan
pada hakikatnya adalah serangkaian kegiatan dalam proses pemenuhan kebutuhan
melalui aktifitas orang lain, oleh karena itu pelayanan merupakan proses.
Sebagai proses, pelayanan berlangsung secara rutin dan berkesinambungan. Untuk
pelayanan koperasi terhaadap anggota dalam bersaing dengan non koperasi yaitu dengan memberikan layanan yang terbaik
, kita jaga hubungan baik kita dengan para anggota, jangan biarkan anggota
merasa tidak puas atas pelayanan yangdi berikan. Selalu update terhadap adanya
perubahan. Karena perubahan kebutuhan ini akan menentukan pola kebutuhan
anggota dalam mengkonsumsi produk-produk yang di tawarkan oleh koperasi. Bila
koperasi mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan anggota yang
lebih besar dari pada pesaingnya, maka tingkat partisipasi anggota terhadap
koperasinya akan meningkat. Untuk meningkatkan pelayanan, koperasi memerlukan
informasi-informasi yang datang terutama dari anggota koperasi. Sehingga dengan
demikian , kita tetap bisa mempertahankan para anggota untuk tetap loyal
terhadap koperasi tersebut serta tidak kalah dan mampu bersaing dengan yang non
koperasi.
Kelompok
7
Jelaskan bahwa
keunggulan bersaing koperasi dapat di capai melalui 3 strategi generic (cost
leadership, deferensiasi, focus) ?
Jawab
:
Cost
leadership. Strategi ini berusaha untuk memenangkan persaingan dengan
pendekatakan harga, dimana dengan harga tertentu akan produk yang dihasilkannya
konsumen lebih tertarik untuk membeli produk tersebut. Biasaya perusahaan
secara real melakukan perang tarif melalui berbagai istilah seperti: potongan
harga, potongan tunai, potongan pembelian, dan lainnya
Differentiation.
Untuk memenangkan persaingan bisnis, perusahaan berusaha membuat produk yang
unik, dimana produk tersebut sulit ditiru oleh pesaing perusahaan. Bila pesaing
telah banyak memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk sejenis, maka
perusahaan yang bersangkutan melakukan inovasi baru, kemudian diproduksi produk
generasi baru (versi baru) tersebut, akibatnya perusahaan tersebut tetap
memimpin produk yang lebih unik dari yang dihasilkan oleh perusahaan lain. Pada
strategi ini agar produk yang dihasilkan tetap unik, maka diperlukan
inovasi-inovasi baru sepanjang waktu. Untuk menghasilkan inovasi baru sepanjang
waktu dibutuhkan tenaga kerja yang khusus dan spesialis. Ini artinya pemilihan
strategi ini akan membutuhkan tenaga kerja terampil, inovatif dan terdidik.
Sudah tentu untuk mendapatkan tenaga kerja dengan kompetensi demikian akan
mengeluarkan biaya yang lebih tinggi.
Focus.
Strategi ini memfokuskan kegiatan pada konsumen dengan segmen tertentu.
Pengincaran konsumen segmen tertentu ini akan lebih memudahkan perusahaan untuk
memenangkan persaingan bisnis. Sebagai contoh: sebuah UKM memproduksi pakaian
wanita yang berusia antara 25-30 th. Pembuatan produksi tersebut untuk membidik
segmen wanita dengan usia 25-30 th adalah usia dimana seorang wanita lagi
suka-sukanya untuk berbelanja pakaian.
Dari uraian di atas,
ketiga strategi tersebut bukanlah suatu yang harus terpisah satu dengan yang
lainnya. Maka terlihat dengan jelas jika ke tiga strategi tersebut mampu unggul
dalam persaingan.
Kelompok
8
Jelaskan tentang
segitiga C strategi dalam koperasi ?
Jawab
:
keunggulan koperasi harus
ada 3 (tiga) pemain yang diperhitungkan yaitu:
a.Koperasi sendiri (cooperative)
b. Anggota potensial (customer)
c. Pesaing (competitor)
a.Koperasi sendiri (cooperative)
b. Anggota potensial (customer)
c. Pesaing (competitor)
Segitiga
Strategi ini meliputi tiga pelaku. Untuk keberhasilan pelaksanaan dalam
segitiga ini, koperasi harus mengetahui cara menggunakan hubungan diantara
ketiga C ini dengan sebaik- baiknya.
Secara
tradisional, pemikiran koperasi dibangun oleh adanya hubungan antara perusahaan
koperasi dengan para anggotanya. Akan tetapi, bagaimana mungkin? Untuk dapat
memperhatikan kelangsungan hidupnyapun tidaklah mencukupi, jika koperasi tidak
berhasil bersaing dengan organisasi- organisasi lain.
Apakah keunggulan
kompetitif koperasi menjadi masalah sentral yang penting ?.
Strategi
koperasi yang berhasil merupakan suatu hal yang dapat menjamin penyesuaian yang
lebih baik dari kekuatan- kekuatan koperasi terhadap kepentingan- kepentingan
pelanggan, dibandingkan dengan yang dapat diberikan oleh persaingan.
-
Koperasi harus mampu memberikan setidaknya manfaat keunggulan yang diberikan
oleh pesaing (non- koperasi) dengan kata lain, Koperasi harus memiliki
kemampuan untuk memberikan manfaat keunggulan yang khusus.
-
Anggota koperasi harus mampu mengontrol manajemen termotivasi untuk
mempromosikan kepentingan anggotanya.
Sebagaimana
yang telah diungkapkan di muka, teori
koperasi tradisional menyatakan bahwa kondisi yang kedua inilah yang kurang
terpenuhi. Teori ini berdasarkan pada gagasan mengenai hubungan yang serasi
antara para anggota manajemen koperasi.
MAKALAH PENGANTAR MANAJEMEN Lingungan Organisasi dan Lingkungan Alam
MAKALAH
TUGAS PENGANTAR MANAJEMEN
Lingungan Organisasi dan Lingkungan Alam
“Solusi dari Pengaruh Lingkungan
Organisasi PT. Wangta Agung terhadap Lingkungan Sekitar”
Nama
kelompok :
Ana
Kurniawati
Sulistiani
Tri Wahyuni
Roudlotul
Jannah
Yulita
Anastasia Anes
Rusiyanto
Kosim
Lalu
Dody Iskandar A
Eko
Agus Prasetyo
Sahruji
Dimas
Sadewa
Catra
Yanuar Sutikno
UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH SURABAYA
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan
kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan
hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang Solusi dari Pengaruh
Lingkungan Organisasi PT.Wangta Aagung terhadap Lingkungan Sekitar dengan baik
meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada Ibu
Ludya selaku Dosen mata kuliah Pengantar Manajemen yang telah memberikan tugas
ini kepada kami
.
Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai dampak yang ditimbulkan dari sebuah perusahaan yang berada di area rawan banjir . mengenai lingkungan organisasi dan lingkungan alam yang berada di sekitar sebuah perusahaan. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun
Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai dampak yang ditimbulkan dari sebuah perusahaan yang berada di area rawan banjir . mengenai lingkungan organisasi dan lingkungan alam yang berada di sekitar sebuah perusahaan. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun
.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan di masa depan.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan di masa depan.
Surabaya, April
2015
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Berbicara
masalah lingkungan mungkin sudah tidak asing lagi di telinga. Lingkungan
merupakan Faktor yang menjadi tolak ukur dalam kehidupan. Lingkungan
organisasi dan lingkungan alam yang saling
berhubungan, oleh karena itu setiap manajer dalam suatu perusahaan selalu
memperhatikan lingkungan organisasi dan lingkungan alam karena keduanya
berkaitan satu sama lain baik langsung maupun tidak langsung terhadap
perusahaan tersebut.
Salah satunya dampak yang terjadi dari suatu perusahaan terhadap
lingkungan alam di sekitarnya , sehingga suatu organisasi perusahaan pasti
memiliki cara tertentu untuk mengatasi hal tersebut. Oleh karena itu di sini
kami membuat makalah ini dengan judul “Solusi dari Pengaruh Lingkungan
Organisasi PT. Wangta Agung terhadap Lingkungan sekitar”.
B. Tujuan
1.
Memenuhi tugas yang diberikan oleh
dosen pengantar manajemen
2.
Mengetahui
bagaimana solusi PT. Wangta Agung terhadap pengaruh nya di lingkungan sekitar
BAB II
PEMBAHASAN
A. Profil Perusahaan
PT. Wangta Agug Didirikan pada tahun 1950, dimulai dari home industri yang
mempekerjakan sedikitnya 10 pegawai. Dan sejak 1972 PT.Wangta Agung menjadi
perusahaan keluarga yang cukup disegani. Dengan bersenjata kreativitas dan
ketekunan, kita berspekulasi untuk menjadi bagian dari dunia dan pada tahun
1987 memulai export ke USA dan Eropa. Untuk meningkatkan mutu dan kualitas
hasil produksi, kita banyak bekerja sama dengan beberapa perusahaan manufaktur
dari Taiwan.
Hingga saat ini PT.Wangta Agung telah didukung
lebih dari 10 ribu tenaga profesional ahli dibidangnya serta kepercayaan yang
kuat diberikan konsumen pada kami, hampir setengah abad PT.Wangta Agung telah
menghasilkan berbagai jenis sepatu dan sandal yang dipasarkan baik didalam
maupun diluar negeri, diantaranya Diadora, Tommy Hilfiger, O' Neil, Marlboro,
Princess, Convers, Spalding, Donnay, Gola, Air Pro, Pro Kennex, Profesional,
Kelme, Ardiles, Gibor, Willow dll. Dengan produksi menyebar ke 10 negara
berbeda di dunia.
Bermodal mesin - mesin yang canggih dan system
produksi yang modern, kami akan selalu siap menghadapi pasar global yang
semakin menajam, dengan penghasilan US$ 180 juta pertahun PT.Wangta Agung akan
terus meningkatkan kepercayaan konsumen baik dari segi kualitas produksi maupun
layanan.
B.
Visi dan Misi
Perusahaan
Visi :
1.
Menjadi
perusahaan besar yang terpandang, terkemuka di bidang bisnis dengan mengutamakan
pelayanan penjualan yang terbaik serta
menguntungkan dan memiliki peran dominan dalam bisnis sepatu.
2.
Menjadi
perusahaan industri sepatu yang mampu bersaing dan bertumbuh kembang.
Misi :
1.
Menghasilkan
laba yang pantas untuk mendukung pengembangan perusahaan.
2.
Memproduksi
berbagai jenis model sepatu yang terkait dengan keinginan para konsumen dengan
mutu, harga dan kualitas yang berdaya saing tinggi melalui pengelolaan yang
profesional demi kepuasan pelanggan.
3.
Menjalin
kemitraan kerja sama dengan pemasok dan penyalur yang saling menguntungkan.
4.
Menjadi
perusahaan sepatu yang terbaik.
5.
Memberikan
produk dengan kualitas terbaik
C. Pembahasan Kasus
Dalam berdirinya sebuah perusahaan salah
satunya di PT. Wangta Agung , perusahaan tersebut pasti memiliki pengaruh dan
dampak terhadap lingkungan yang ada di sekitar perusahaan , salah satu
dampaknya mengenai lingkungan alam, dalam mengatasi adanya pengaruh perusahaan terhadap
lingkungan alam di sekitarnya PT. Wangta
Agung melakukan tindakan sebagai berikut :
1. Penanggulangan
banjir di lingkungan masyarakat sekitar
PT. Wangta Agung terletak di daerah yang rawan banjir, oleh
karena itu penanggulangan banjir sangat di perlukan untuk mengatasi hal
tersebut , salah satu hal paling mudah
yang sudah di terapkan untuk menanggulangi permasalah tersebut yaitu PT. Wangta agung memberlakukan kepada seluruh
organisasi yang ada di dalam perusahaan untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Ada sanksi tersendiri bagi yang melanggar peraturan tersebut. Selain itu
perusahaan juga telah menyediakan tempat untuk memisah antara sampah basah dan
sampah kering. Agar ke depannya bisa di daur ulang jika memungkinkan.
2. Penghijauan dalam perusahaan dan sekitar perusahaan
PT.Wangta Agung selalu menggalakkan adanya penghijauan, yaitu penanaman
pohon-pohon di sekitar perusahaan, Hal ini dilakukan untuk memulihkan, mempertahan kan,
mengembangkan kondisi tanah serta mengurangi adanya banjir. Selain itu penghijauan
juga bisa melindungi kelestarian tanah dan air. pohon
dan pelindung tanah lainnya adalah pengendali air bagi kehidupan kita. Tanaman
yang menutup tanah akan menahan air hujan,
Penghijauan
yang baik akan memberikan lingkungan hidup yang baik. Pepohonan yang rimbun
dapat menciptakan suasana nyaman,
sebagai pengatur lingkungan, vegetasi akan menimbulkan hawa setempat lingkungan
menjadi nyaman, dan
udara sejuk yang pada akhirnya baik untuk kesehatan, baik pula untuk
perusahaan. Dan untuk memperindah suasana perusahaan.
3. Daur ulang limbah
Dalam
industri besar maupun kecil, limbah tentu menjadi persoalan yang cukup penting
dari proses produksi itu sendiri. Begitu pula dalam industri sepatu. Maka dari
itu pihak perusahaan bekerja sama dengan beberapa pengusaha kecil menengah di sekitar untuk
mengolah kembali limbah kulit menjadi kerajinan yang layak dipergunakan lagi. menjadikan
suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna,
mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Setiap berdirinya suatu perusahaan,
selalu memiliki berbagai dampak, salah satunya dampak terhadap lingkungan alam
di sekitarnya. PT. Wangta Agung , merupakan perusahaan di bidang industri
sepatu, perusahaan tersebut terletak di daerah rawan banjir, dimana lingkungan
alam di sekitarnya perlu ada tindakan yang tepat untuk mengurangi banjir, oleh
karena itu PT. Wangta Agung melakukan tindakan salah satunya yaitu
penanggulanagn banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan, penghijauan di
sekitar perusahaan dan di dalam perusahaan itu sendiri serta pengolahan daur
ulang limbah.
B. Saran
1. Setiap perusahaan harus mampu bertindak untuk
mengatasi dampak dari perusahaan terhadap lingkungan di sekitarnya.
2. Perusahaan harus melakukan tindakan yang tepat untuk
tetap menjaga lingkungan alam di sekitar perusahaan.
Langganan:
Postingan (Atom)

