Minggu, 29 Maret 2015

Biar Terbang Bersama Zarrah

Jika sekarang benci, berarti dulu sempat cinta bukan ???. seharusnya kalimat itu tercanang lekat-lekat dalam benakmu. Namun pada realitanya, semua terbang seiring angin menerbangkan butiran zarrah.
Saat ini aku berada dalam adonan tiramisu. Kukira aku akan selalu merasakan masa-masa manis yang tak kuketahui ternyata di akhir sensasinya berujung pada rasa pahit. Masa ini kudapati ketika putih abu-abu menjadi busana kebesaranku dan teman-temanku di hari senin dan selasa. Masa pencarian jati diri dan citra diri. Susah, senang, canda, tangis, kekonyolan, kekompakan, persahabatan  semua lengkap pokoknya.
Hingga kutemukan seseorang yang sempat menjadi pelengkap cerita masa putih abu-abuku. Sebenarnya bukan penemuan baru sih(jiiiiaaahh). Soalnya hamir tiap minggu aku bertemu dengan dia dalam kegiatan ekstrakurikuler PMR di sekolah. Namun kali ini, chemistry bersensasi marmut merah jambu tengah menjadi setting suasana tersendiri untuk aku, terlebih kita.

Maukah kamu menjadi yang
Pertama untukku?

Sender:
Taufik
+628155614067

Mataku yang masih riyip-riyip mengantuk mencoba membaca pesan yang masuk di ponselku. Seperti minum obat anti ngantuk, mataku langsung terbelalak dan menyala 1000 watt. Dan aku membacanya ulang. Jedar-jedor alunan jantungku mengalun seperti di iringi lagu paling romantis. Kamarku berubah menjadi taman bunga yang di huni oleh puluhan kupu-kupu cantik. Waw Taufik, cowok super zuper duper cuek bebek wek wek menyatakan cinta kepadaku. Cia cia cia cia.

To:
Taufik

Iya mau ;)Sent : 19-Dec-2012

Hualah,, tanpa menghitung beras aku membalas sms dari Taufik, karena sudah sejak lama aku berharap dia menjadi pacarku. Meskipun aku tahu sifat dia bagaimana. Namun itulah yang membuatku tertarik pada dia. Stay coolnya bikin penasaran tersendiri buat aku.
Olala… berarti mulai detik ini aku punya pacar dong. Hehehehehhe. Maklum sudah 2 tahun aku ngejomblo. Bikin bosen tau nggak.
Na…na…na….na… huuuyyeee…
“ Yaelah ni anak pagi-pagi uda muter-muter sambil nyanyi-nyanyi dengan lirik nggak jelas. Noh buruan kamu sudah di tunggu sama Taufik dari tadi. Latihan yang giat, kompetisi udah di depan mata Sya ” kata Reza yang sepertinya sudah lama datang di ruang latihan.
“ Assalamualaikum Taufik, sudah lama ya ?? ” aku menyapa Taufik yang tengah menyiapkan alat peraga untuk latihan PP (pertolongan pertama).
“ Eh waalaikumsalam Sya, enggak kok, barusan aja.” Jawab Taufik sembari memandangku. Tapi tingkahnya tetap cool. Tak menunjukkan kalau kita ini sudah pacaran. Atau mungkin dia belum siap kasih tau teman-teman kalau kita ini baru jadian. Hanya sorot matanya hari ini lain dari biasanya. Kutemukan sebongkah kebahagiaan nongkrong di bola matanya.
“ Ehhhhmmm,,, udah sarapan Fik?”
“ eiitssss bukannya latihan malah ngobrol saja kalian ini, tuh Kak Arif sudah datang, kena semprot bukan salah aku lho ya !” kata Devi yang tiba-tiba sewot tanpa sebab. Ato mungkin ngiri kali ya sama aku dan Taufik.
Ehhhh Vi,,, tau nggak sih kamu kalau aku sama Taufik sudah resmi menjadi pacar loh, gangguin orang lagi seneng aja sih. Gerutuku dalam hati
“ Yaelah Vi, ini juga sambil kerja kali” kata Taufik tak kalah sewotnya.
Tak apalah menghabiskan liburan dengan tetap berlatih di sekolah, toh disini juga ada orang yang tersayang. Seharianpun asal dengan Taufik tak apa. Gumamku dalam hati dengan sesekali memandang sosok pacar baruku. Sesekali setiap aku memandang penuh sayang ke Taufik, dia juga ternyata memandangku. Seiris senyum manisnya terkadang dia lemparkan ke arahku. Sepersekian detik setelah aku mendapati senyum itu cepat-cepat aku menundukkan kepala. Takut salting sendiri J
Entah, hari ini Taufik tak seperti biasanya, seakan kata-kata endelnya yang ceplas-ceplos tiba-tiba beku hingga minus nol derajat. Hanya senyum manisnya yang sedari tadi mencair. Aku mencoba mencari bahan pembicaraan, namun ketika aku memulai pembicaraan, Taufik juga ingin berbicara. Jadi kami berdua tertawa cekikan melihat kelakuan kami.
“ kamu uda kasih tau anak-anak kalau kita udah pacaran Fik?” aku mencoba memulai pembicaraan lagi.
“ Belum Sya, kenapa?”
“ ehhmm,,,, gitu yah. Enggak kok Fik,” jawabku agak kecewa. Bukankah ini kabar gembira dan harus ada kedaulatan diatasnya.
“ aku belum siap Sya, biar mereka tahu dengan sendirinya” Taufik memberi alasan.
“ yaudah, aku aja yang bilang ke temen-temen yag !” pintaku enuh semangat
“ Nunggu saat yang tepat aja ya Sya” jawab Taufik dengan stay coolnya
“ WOOOYYYY,,, aku butuh kedaulatan Fik, aku nggak mau kehilangan kamu, emang ada yang salah ya sama hubungan kita ” teriakku dalam hati.
Mata Taufik dan mataku beradu, mencoba menjelaskan keinginannya dan keinginanku. Namun kuredupkan pandanganku, mencoba mengerti keinginan Taufik, aku meredam keposesifanku terhadapnya. Maklum, kehadirannya serasa membawa sensasi tersendiri untukku.  Ulasan senyum semanis mungkin kulempar dalam peraduan pandang saat itu. Sebagai pertanda kalau aku menyetujui keinginan Taufik.
Tak terasa pukul 15.00 WIB, yah tak terasa. Gimana enggak, kan ada Taufik noh. Heheheheheheh.
“ Sya, sorry, aku pulang duluan ya. Umi ngomel-ngomel minta jemput dari tadi. Kamu pulangnya barengan sama Taufik atau anak-anak ya. Buru-buru nih” Kata Devi sambil mengemas tasnya.
“ Oh ya Vi, tenang aja. Aku juga ntar mau nganter Tasya pulang kok” sahut Taufik
“ Wah, kebetulan banget tuh Sya, yaudah ya. Aku pulang. Assalamu’alaikum” Devi pamitan sambil berlari kecil menuju tempat parkir sekolah menjemput motor kesayangannya yang sudah dari pagi tadi cangkruk di sana.
Huuuuuaaaa,, Taufik mau nganterin aku pulang. Padahal tadi juga dia nggak bilang kalo mau nganterin aku pulang. Akupun tak pernah meminta untuk dianter pulang. Dasar nih anak, bikin jengkel tapi ngegemesin tau nggak. Sulit dieja dan ditebak kemauannnya.
“Maaf Fik, jadi ngerepotin kamu” aku berusaha sok nggak mau dianter padahal MAU BANGEEEETTT. Huuuuaaaaaaa.
“Nggak kok Sya, lagi pula aku juga lagi free. Atau kamu nggak mau aku anterin pulang?” tanya Taufik
“Oohhhhh,,nggak kok. Mau, mau. Pake banget malahan” uuppss. Keceplosan, padahal kan niatku sok nggak mau. Wah dasar. Emang ya stay cool itu sulit banget.
“ yaudah, sono gih. Beresin peralatan dulu sama anak-anak. Aku tunggu diparkiran ya kalo udah selesai.” Jawab Taufik sambil agak tertawa ngeliat tingkahku yang aneh.
“ loh, kamu nggak ikut ngebantuin emang Fik?”
“ ya iya dong Sya. Biar cepet selesai juga. Dan bisa cepet-cepet nganterin kamu pulang juga. ” jawab Taufik sambil berlalu membereskan perlengkapan latihan.
Akupun juga berlalu sambil beres-beres. Serasa lagi di taman bunga dan kupu-kupu sedang menari-nari di sekitarku. Jjjiiiaahh.
“ Nih helm nya Sya” kata Taufik dengan melempar senyum termanis yang pernah ku dapati sepanjang bersamanya hari ini.
Suasana lukisan alam kali ini hitam kelam. Sepertinya tak lama lagi hujan kan berlomba-lomba turun membasahi tanah yang telah berjanji menyuburkan setiap tanaman yang menancapinya.
Taufik langsung tancap gas. Berlalu meninggalkan sekolah. di tengah perjalanan kita tak banyak berbincang-bincang. Hanya seperlunya saja. Taufik konsentrasi pada setir motornya. Sedangkan pikiranku jauh melayang-layang ke taman bunga.
“ loh kok berhenti Fik?. Kan rumahku masih jauh.”
“ hujan Sya. Kita berteduh dulu ya sambil ngopi. Nungguin hujan reda. Aku lupa tadi nggak bawa mantel hujan. Ntar kalau kamu kehujanan, sakit. Siapa juga yang susah ntar. Aku kan nggak pengen cewekku yang manis ini sakit. Bentar lagi juga ada kompetisi yang harus kamu lewati kan” kata Taufik  panjang lebar.
Oh my God. Ini hujan ya. Saking asyiknya di bonceng sama Taufik. Hujanpun aku tak tau. Oh inikah cinta?.
Aku dan Taufik berhenti di sebuah Cafe di sepanjang jalan menuju rumah yang biasannya aku hanya memperhatikannya ketika lewat berangkat sekolah. Di sana sini aku melihat ruangannya bertemakan Disney. Gimana enggak. Lhawong di papan namanya saja Disney Cafe. Taufik memilih meja nomor 17 yang mejanya bergambar karakter Donald Duck. Pandanganku masih berpetualang menjelajahi seisi ruangan yang di sebut Disney Cafe ini. Membaca suasana sekitar.
“ mau makan dan minum apa Sya? ” tanya Taufik sembari menyodorkan rentetan daftar  makanan dan minuman.
“ Terserah kamu aja Fik. ” jawabku sambil gelagapan
“ Beneran yah Sya, nggak boleh protes lho !”
“ Apapun yang kamu suka pasti aku juga suka kok Fik ” jawabku meyakinkan. Dan mataku masih ingin membaca seluruh kegiatan yang berada dalam Cafe ini. Tembok-temboknya terdapat gambar-gambar tokoh-tokoh disney. Mungkin dalam bayangan kalian kok kayak playgroup ya?. Jangan salah, meskipun bertemakan disney tapi suasananya sweet dan classic.
“ Mbak….mbak….” Taufik memanggil pelayan Cafe dan memecahkan lamunanku.

“ Iya mas, mau pesan apa?” Mbak nya  datang dari ujung Cafe membawakan buku daftar pesanan.
“ Cappucino panas dua sama Coklat brownies dua ya mbag” Jawab Taufik
“ baik mas, permisi ” mbak itu berlalu sambil membawa
Daftar pesanan Taufik
“Gimana Sya, asyik nggak tempatnya?” tanya Taufik
“ lumayan. Emang kamu sering ke sini Fik?” jawabku
“ kalo lagi pengen aja sih Sya. Kenapa?”
“ enggak kok Fik ”
Aku dan Taufik ngobrol sana-sini dengan tema yang gonta-ganti. Tak lama kemudian pesanan Taufik datang.
Waw, Cappucino dan coklat brownies. Taufik kok tau sih kesukaanku. Waduh jangan-jangan selama ini dia selalu mejadi mata-mataku. Ah, jangan ge er dong Tasya. Kebetulan juga kali. Nggak mungkin kan seorang seperti Taufik yang cuek bebek wek-wek dengan stay coolnya tiba-tiba mata-matain kamu. Kok yo lalar gawe tenan nuuu. Tapi meskipun cueknya minta ampun, sweet juga lho.
“ Sya, kok bengong sih. Ayo dimakan Sya! Atau kamu nggak suka ya?.” kata Taufik sambil melambaikan tangannya ke arahku yang jatuh dalam lamunanku tentangnya.
“ Aku kan uda bilang Fik. Apapun yang kamu suka aku juga pasti suka. Tapi kalo yang satu ini. Aku bener-bener suka. Kamu kok tau sih kesukaanku? Jangan-jangan kamu suka mata-matain aku yag! Atau kamu suka nguntitin aku?” tanyaku seperti sedang mengintrogasi maling
            “ ye,,,, endelnya mulai kambuh nih. Dari dulu kali aku suka cappucino sama brownies. Dan kebetulan kamu juga suka kan? ”
“ hehehehhehe… gitu yag!” aku tertawa ke ge er an.
Di tengah kami berbincang-bincang lagu dari Adera dengan “lebih nindah”nya mengalun senada dengan suasana hatiku sore ini. Rasanya aku tak ingin mengakhiri saat-saat seperti ini.

Saat aku tenggelam dalam sendu
Waktupun enggan untuk berlalu
Aku berjanji tuk menutup pintu hatiku
Entah untuk siapapun itu
Semakin aku lihat masa lalu
Semakin hatiku tak menentu
Tetapi satu sinar terangi jiwaku
Saat aku melihat senyummu
Dan kau hadir merubah segalanya menjadi lebih indah
Kau bawa cintaku setinggi angkasa
Membuatku merasa sempurna
Dan membuatku untuk menjalani hidup berdua denganmu slama lamanya
Kaulah yang terbaik untukku

Setelah cappucino dan brownies habis dan hujan pun reda. Akhirnya kami pulang.
“ Fik, makasih untuk hari ini ya. Kalau saja aku pawang hujan. Aku minta kepada Sang Pemberi Hujan biar hujan terus. Biar aku bisa lama-lama sama kamu. Hehehehe ” kataku kepada Taufik. biar dikatain lebay, emang nyatanya gitu.
“ sama-sama Sya. Salam ya ke Umi sama Abi kamu. Maaf aku nggak bisa mampir. Udah malem. Takut di cari in sama orang-orang dirumah. Assalamualaikum” Kata Taufik sambil berpamitan pulang.
“ oh ya Fik. Hati-hati ya di jalan.”
Dan motor Taufik melaju meninggalkan pelataran rumahku. Aku tak ingin beranjak dari tempat berdiriku sekarang. Aku masih ingin memandang Taufik. Hingga suara Umi dari dalam memanggilku.
“ Ning, ayo masuk. Kok malah ngelamun di situ tho!” teriak Umi dari serambi rumah
“ iya Mi, ini juga mau masuk” jawabku sambil masih memperhatikan Taufik berlalu dengan motornya.

1 bulan kemudian
Pernah nggak kamu punya pacar namun ketika kamu face to face  di sekolah dia bertingkah seolah kamu hanya teman biasa. Namun kamu baru akan merasakan punya pacar hanya ketika di sebuah short message saja?. Jarang bertemu walaupun satu sekolah.
Perasaan kamu gimana?. Merasa nggak dianggap di dunia nyata. Namun begitu manis di sebuah short message. Sebenarnya si doi malu berpacaran dengan kita atau jangan-jangan kita yang hanya pacar simpanan. Hanya tempat pelarian cintanya semata?. Mau marah, dikiranya posesif. Di diemin berarti kita di bodohin.
Ya itulah yang terjadi ketika di sekolah. aku dan Taufik sudah satu bulan lebih berpacaran namun hanya sekedar ingin melihat wajahnya saja aku tak bisa.. Kita memang  jurusan. Taufik anak Science sedangkan aku anak Social. Tapi teman-temanku walaupun beda kelas pasti dijemput oleh pacarnya kalau pulang sekolah walau hanya sekedar barengan ke tempat parkir atau ke kantin sekolah. jangankan mengajak makan bareng dikantin sekolah. malam minggupun tak pernah barang satu kalipun dia mengajag aku nge date walau hanya sekedar cari angin.

Semua teman-temanku sudah tau kalau akau sudah pacaran sama Taufik. Tapi ada juga yang nggak percaya. Gimana enggak, dia bertingkah cool sekali sama aku ketika di sekolah. emang ada yang salah ya kalau hanya sekedar main sebentar ke kelasku atau ngajak makan bareng dikantin. Tapi aku tak pernah menuntut hal ini kepada Taufik. Yah aku juga harus ngerti kalau aku juga pacar pertamanya dia. Pasti ada suatu alasan tersendiri. Hingga kudapati suatu kejadian yang menuntutku untuk mengeluarkan uneg-uneg yang sudah bikin aku mbuneg ini.
“ Loh, kamu kenapa Sya. Kok nangis?. Sakit?” Tanya Devi yang sedang memperhatikanku sesenggukan di koridor sekolah.
“ Enggak kok Vi. Aku nggak sakit. yuk kita pulang, aku barengan sama kamu ya!” Aku mengusap air mata yang beberapa detik lalu berlomba terjun bebas dari mataku.
“ loh katanya tadi mau pulang bareng Taufik. Mana Taufik Sya?”       tanya Devi dengan menggantungkan kecurigaan atasku.
“ Nggak jadi Vi. Udahlah, ayo kita pulang!” ajakku
“ tunggu dulu, kalo kamu nangis kayak gini berarti ada apa-apa. Kamu tunggu aku disini dulu. Aku mau cari Taufik. OK! Jangan kemana-mana ya Sya!” kata Devi setengah berteriak sambil berlari meninggalkanku.
Di taman sekolah
“ Oh, jadi ini ya yang ngebuat Tasya jadi nangis. Tega ya kamu Fik. Tasya udah nungguin kamu dari tadi kamunya malah enak-enakan sama pacar baru kamu.” Kata Devi sambil marah-marah melihat Taufik sedang berduaan dengan Lala di taman sekolah
“ Astaghfirullah, aku lupa kalau tadi ada janji mau ngajak Tasya pulang bareng. Sekarang dia lagi dimana Vi?” tanya Taufik dengan tergopoh-gopoh dan langsung meninggalkan “teman kencan barunya” itu.
“ maaf mbag, aku bukan pacarnya Taufik. Kita tadi hanya membicarakan progam PTA tahun depan” jelas cewek itu sambil melongo karena dituding dia merebut pacar orang
“ tau ah, pokoknya gara-gara kamu sahabat aku nangis” jelas Devi sambil lari membuntuti Taufik yang sudah agak jauh dari TKP.
Di koridor sekolah
Aku masih sesenggukan di kursi pojok kelas. Aku masih belum percaya kalau Taufik setega ini dengan aku. Tadi sewaktu istirahat siang aku sempat bertemu sekilas dengannya di perpustakaan sekolah, dan dia mengajakku pulang bareng dan memintaku menunggu sepulang kegiatan ekstrakurikuler pramuka usai. Itupun dia bicaranya sambil berjalan dan tergopoh-gopoh. Aku paham kalau ia pasti sedang buru-buru masuk kelas. Aku maklumi dia. Tapi untuk kali ini, apa aku harus memakluminya lagi?. Pura-pura tak mengetahuinya kalau dia selingkuh dibelakangku?.  Aku yang pacar “resmi”nya saja tak pernah tuh ngobrol asyik disekolah berlama-lamaan kayak gitu. Sepertinya sudah cukup aku mengalah untuk Taufik. Meskipun dia selalu membuatku tersenyum, namun itupun kuantitasnya sangat kecil dibandingkan membuatku meneteskan air mata. Aku terpejam dalam kecamuk hati yang tak karuan. Hatiku berkata jika saat ini Taufik di depanku hanya satu hal yang ingin aku katakan. “ KITA PUTUS!”.
“Sya, kamu kenapa?” tanya Taufik yang tiba-tiba nongol didepanku dan merogoh sakunya lantas memberikan sapu tangannya kepadaku.
Oh Tuhan, dia sekarang benar-benar dihadapanku. Dan aku harus menepati komitmen yang baru saja kubuat dengan diriku sendiri
“ maaf Fik, kita putus aja ya?” jawabku dengan enteng. Namun hanya di bibir, lain lagi jika hati ini yang berbicara. Beraaaattttt banget rasanya ngelepasin Taufik.
“ Sya dengerin aku, aku tadi tak seperti yang kamu kira. Aku sama Lala tadi hanya…..”
“ hanya apa Fik?” potongku agak teriak
“ Kamu pacarku kan Fik, tapi kenapa. Sekalipun kau tak pernah menemuiku walau sekedar menyapaku ketika di sekolah. apa kamu malu punya pacar seperti aku. Aku juga ingin Fik kayak temen-temen lainnya. Barengan waktu makan siang di kantin. Ditungguin kalau jam sekolah berakhir. Tapi kamu?. Serasa aku tak punya pacar Fik. Aku heran ya sama kamu. Atau kalau kamu malu menemuiku ketika di sekolah, kan bisa kamu menemuiku diluar sekolah. ngajakin ngedate kek. Mending aku nggak punya pacar kan ?. toh sama aja rasanya. Atau kamu sengaja ya, biar pacar baru kamu itu nggak tahu kalau kita masih pacaran. Terus setiap malam minggu kamu ngedate kan sama dia” Cerocosku mengeluarkan uneg-uneg panjang lebar
“ oh ya satu lagi. Aku baru ngerasa kalau aku punya pacar itu hanya ketika saling balas sms sama kamu. Selebihnya aku merasa tak pernah punya pacar Fik”. Tambahku.
“ Astaghfirullahaladzim Tasya, jadi itu kemauan kamu. Aku sama sekali tak pernah mengerti Sya. Satu hal yang perlu kamu canangkan dalam pikiranmu atasku saat ini Sya. Aku ngelakuin hal ini semua karena aku menjagamu dalam naungan serpihan bekas serpihan kaca yang sukar disentuh. Itu saja Sya. Bahkan aku tak pernah punya pacar baru satu pun. Aku bener-bener sayang sama kamu Sya. Tapi kalau emang kamu ingin putus sama aku. Oke Sya, aku hargai keinginan kamu. Dan aku tadi memang bener-bener lupa kalau aku udah janji bakalan nganterin kamu pulang” jelas Taufik
Hatiku rasanya tak karuan. perkataanku yang kulontarkan tadi tak mungkin untuk kutarik kembali. Tapi inilah jalan yang terbaik. Jalan pikir Taufik dan Aku berbeda. Aku tak menyangka kalau Taufik seperti itu. Berarti aku telah bersuudzon kepada Taufik.
“ Maafin aku Fik, aku negatif thinking sama kamu. Alur pikir kita berbeda. Terima kasih Fik. Kamu sempat menyempurnakan lukisan purnama dihatiku walaupun mendung ikut serta melengkapinya. Kita putus ya. Tapi aku tetap sayang sama kamu” jawabku dengan penuh penyesalan
“ tak apa Sya. Jadi kamu bisa mengambil hikmah dari apa yang terjadi saat ini” kata Taufik
Aku dan Taufik pun berlalu meninggalkan koridor sekolah menuju tempat parkir. Ternyata Devi sudah menungguku disana.
“ Aku pulang duluan aja ya Sya. Kamu kan udah ada Taufik” kata Devi sambil menghidupkan motornya
“ lho..lho Vi, aku kan tadi mau nebeng kamu!”
“ yaudah sana-sana Vi. Tasya pulang sama aku” kata Taufik
“ lho kok malah ngusir. Yaudah ya Sya, Fik. Aku pulang duluan. Assalamualaikum” kata Devi dan berlalu dengan motornya.
Hari ini aku dapat pelajaran penting dari Taufik. Bahwasannya pacaran itu tak harus saling memiliki. Harus saling memahami dan menjaga satu sama lain. Dan mungkin inilah terakhir kalinya aku dibonceng dan dianter pulang Taufik. Kunikmati perjalanan pulang hari ini. Menerawang jauh dalam satu bulan yang telah lalu. Dimana aku masih menjadi pacar Taufik dan hari ini aku sudah putus dengan dia. Sempat tak percaya memang. Tapi inilah keputusan yang telah aku ambil. Allah tadi langsung kontan mengabulkan do’aku. Bagaimana tidak. Baru saja aku berharap jika Taufik ada didepanku maka aku akan minta puus dengan dia. Belum sampai aku mengakhiri doaku. Dia sudah didepanku. Bukankah memang Allah senantiasa memberikan apa yang kita butuhkan. Bukan yang kita inginkan.

Setelah putus dari Taufik, memang aku tak langsung bisa melupakannya. Bahkan 2 minggu penuh aku tak pernah berkomunikasi dengan siapapun kecuali bila perlu. Dan aku hanya akan keluar kamar ketika berangkat sekolah, sholat, mandi dan makan. Mengunci diri di kamar. Merenungkan apa yang telah terjadi. Dan di setiap pagi aku selalu mengirimkan pesan singkat kepada Taufik walaupun hanya sekedar menyapanya. Walaupun tak satupun pesan dariku yang dia reply. Hingga aku benar-benar tak perlu lagi mengirimkan short message karena mendapati sebuah reply short message dari Taufik yang isinya

“ bisa nggak kamu tak seperti ini lagi.
Urusi saja apa yang mesti kau urusi.
Aku lebih menghargai niat baikmu jika kamu memakai caraku.
Jangan pernah sms aku lagi kalau hal itu
menyangkut urusan yang telah lalu.”

Sender:
Taufik
+628155614067

Mulai saat itu dan detik itu pula. Aku berkomitmen. Tak akan sekalipun aku sms dia lagi. Biarlah semua kenangan tentang dia terbang selaras dengan butiran zarrah yang diterpa angin. Taufik bukanlah pelabuhan terakhir yang wajib kupertahankan. Perjalananku masih panjang. Dan jika suatu saat aku memang ditaqdirkan denganNya. Aku yakin pasti DIA juga mempertemukan kita dengan cara seindah mungkin. Tapi satu hal yang sepertinya sulit diterbangkan bersama zarrah. Kenangan sewaktu nyeruput cappucino di Disney Cafe.

Rabu, 25 Maret 2015

Udah Putusin Aja

Udah Putusin Aja (Ust.Felix)

cinta itu memikirkan yang dicintai
bukan hanya kemarin dan kini, tapi nanti
mari kita berbicara tentang masa depan, agar hari esok yg dijelang bukan suatu kesengsaraan
ada hal yg jelas harus dipersiapkan mana yg boleh dilakukan dan mana yg harus dihindarkan
bila engkau lelaki, engkau harus tau arah saat melangkah
bila engkau perempuan, seharusnya tau bagaimana bertingkah
kita bicara masa depan karena ia tidak semudah yang diperkirakan pemuda-pemuda yang lalai
juga tidak sesulit yang diceritakan perempuan-perempuan yang bercerai
setiap muslimah tentu saja menginginkan lelaki yang bertanggungjawab,
yang menghargai kelebihan kebaikannya, dan yang memaafkan kealpa-an kekurangannya
muslimah mana yang tidak ingin lelaki berbudi pekerti, baik hati, tinggi iman, dan lurus amal
muslimah selalu menanti lelaki elok akhlak padan rasa, yang memiliki kelembutan dengan anaknya, dengan istrinya dia mesra.
muslimah mana yang tidak mendambakan lelaki yang bisa mengawalnya jauh dari neraka dan membimbingnya menuju surga Allah
lelaki mana yang tidak suka dengan wanita yang cerdik cendekia lagi berparas menawan, yang lisannya seanggun geraknya..
lelaki yang baik pasti menyukai wanita lemah lembut lagi santun, pintar membahagiakan suami dengan masakan dan perhatian..
tidak tamak harta dan selalu menjaga kehormatan..
lelaki mana yang tidak memimpikan wanita yang mendukungnya dalam kebaikan dan mengeluarkan kebaikannya, dirindukan bila ditinggal dan menyenangkan bila berjumpa
sialnya kita hidup di zaman kapitalisme yang mengajarkan lelaki dan wanita masa kini utk memperhatikan fisik bukan isi,perhatikan badan bukan iman..
kapitalisme sukses menjadikan kebahagiaan materialistis sebagai tujuan tertinggi,
maka hedonisme anak kandung kapitalisme, sukses menjadikan lelaki hanya peduli nikmat sampai batas kulit..
wajar bila kita melihat dimana-mana lelaki jadi miskin tanggungjawab dan fakir komitmen..
bila lelaki yg tidak lulus ujian tanggungjawab dan komitmen, merekalah yg akhirnya masuk dalam jurusan pacaran..
cinta disempitkan dalam arti pacaran, terbatas pada rayuan palsu dan gandengan tangan.
padahal pendamping yg saleh tiada pernah didapatkan dari proses pacaran.
karena kesalehan dan kebatilan jelas bertentangan.
hak dan batil tidak akan pernah bertemu bagaikan fatamorgana yg janjikan kemuliaan semu.
bagaimana bisa lelaki yg sudah memahami pacaran itu perbuatan yg dilarang oleh Allah memaksa dengan berbagai alasan agar engkau berbagi dosa dengan dia melawan Allah, lalu yg seperti ini bisa jadi panduan setelah menikah ?
sebelum halal saja dia sudah berani katakan sayang kepadamu, jangan heran bila setelah dia menikah, dia berani katakan itu pada wanita-wanita yg lain, toh sama-sama bermaksiat pada Allah.
jika sebelum akad saja ia sudah berani melabuhkan tangannya pada tubuhmu, jangan heran bila setelah menikah ia mampu lakukan itu pada wanita-wanita yang lain, toh sama-sama dosa pada Allah
yang tiada takut dosa saat sebelum menikah, tentunya jangan harap ia takut dosa setelah menikah
~Ust.Felix Siauw

PMR jogoroto


kaMMu


Selasa, 24 Maret 2015

TUGAS PENGANTAR BISNIS

KELOMPOK 9
TUGAS SOAL HALAMAN 367-368
Riski Robi Pratama
Roudlotul Jannah
Ana Kurniawati
Dimas Sadewa


1.    Bicaralah pada beberapa teman anda tentang topik motivasi. Apa yang memotivasi mereka untuk bekerja keras atau untuk tidak bekerja keras di sekolah dan dalam pekerjaan? seberapa penting motivasi diri bagi mereka?
Jawab :
A. Motivasi Bekerja Keras dalam ''Sekolah"
a)      Mewujudkan masa depan yang lebih cerah
b)      Membanggakan Orang tua
c)      Mendapatkan pekerjaan yang diinginkan setelah lulus
d)     Jadi kebanggaan di sekolahnya

B.  Motivasi Bekerja Keras dalam "Bekerja”
a)      Membahagiakan orang tua
b)      Melunasi hutang/tunggakan ( Cicilan Motor,Cicilan Mobil Dll )
c)       Membahagiakan Anak,Istri dan Keluarga
d)     Memiliki rencana untuk memiliki rumah atau usaha sendiri

Dari penjelasan diatas motivasi sangatlah penting bagi diri kita, karena Motivasi merupakan  suatu perubahan energi dalam diri(pribadi) seseorang, yang di tandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai suatu tujuan. entah itu motivasi kita saat sekolah atau pun bekerja, karena dengan kita memiliki motivasi kita memiliki semangat untuk mengejar tujuan - tujuan kita yang sebelumnya kita sudah rencanakan,dan dengan kita memiliki motivasi, kita berhasrat untuk selalu jadi lebih baik lagi di setiap apa yang sedang kita kerjakan saat ini. Sehingga perlu sekali adanya motivasi baik itu dari dalam diti kita sendiri maupun dari luar, Karena faktor-faktor yang memotivasi itu sendiri sebetulnya juga sangat berpengaruh.
2.    Lihatlah hierarki kebutuhan Maslow dan cobalah untuk menentukan dimana anda berada saat ini dalam hierarki tersebut. Kebutuhan apakah yang belum anda penuhi? Bagaimana sebuah perusahaan berusaha untuk memenuhi kebutuhan itu dan oleh karenanya  memotivasi anda untuk bekerja lebih baik dan  lebih keras ?
Jawab :
Dalam Hierarki kebutuhan maslow, dijelaskan adanya tingkatan kebutuhan yaitu: kebutuhan fisiologis, kebutuhan keselamatan, kebutuhan social, kebutuhan harga diri, dan kebutuhan aktualisasi diri. Dimana dari ke lima hal diatas, kita sudah berada pada  kebutuhan fisiologis, keselamatan, social, dimana kita sudah berada di lingkungan kampus dan pekerjaan, serta kebutuhan harga diri. Namun untuk kebutuhan akan aktualisasi itu sendiri kita merasa belum terealisasikan. Karena  untuk mengembangkan potensi tertinggi untuk kita yang masih mempunyai wawasan dan pengalaman yang minim perlu adanya pembelajaran dan pengalaman serta wawasan yang tinggi. Namun, lingkaran kebutuhan Sosial ini kita berusaha untuk nantinya bisa mencapai pada kebutuhan aktualisasi diri,
Usaha perusahaan untuk memenuhi kebutuhan kami yang belum tercapai ini perusahaan membuka kesempatan bagi kami di pekerjaan masing - masing untuk menepati posisi yang lebih baik,dengan posisi yang semakin meningkat atau lebih baik lagi dibutuhkan faktor - faktor untuk mempromosikan kami salah satu contohnya adalah Pendidikan,jadi dengan demikian masing-masing individu  dari kami sangatlah termotivasi dan bersemangat untuk itu,dan jalan atau cara kami untuk meraihnya adalah dengan melanjutkan pendidikan kami ( Kuliah ) dengan demikian perusaahan akan mempertimbangkan kami untuk menempati posisi yang kami inginkan di perusahaan kami bekerja.


3.    Sebuah ide manajerial baru-baru ini adalah untuk membiarkan karyawan bekerja dalam tim yang mandiri. Tidak ada alas an mengapa tim seperti ini tidak dapat di bentuk di perguruan tinggi dna bisnis. Diskusikanlah keuntungan dan kerugian dari membagi kelas  anda menjadi itm-tim mandiri untuk tujuan belajar, mengerjakna kasus- kasus, dan lain-lain?
Jawab :
Berbicara mengenai sebuah Team, kita bisa mengambil contoh dari  “Team Mustang Sally”, Sebuah Team pengembangan produk mobil di Ford Motor Company. Team ini diberi kebebasan untuk membuat keputusan tanpa menunggu persetujuan dari markas besar atau departemen lain. Ketika muncul sebuah permasalahan dalma MOBIL MUSTANG,  Team-team ini termotivasi untuk menyelesaikan program sesuai jadwal, bekerja berjam-jam sehingga pada akhirnya Mobil Mustang merupakan mobil trelaris di industri mobil. Dari sini kita dapat mengambil kesimpulan
KEUNTUNGAN  MEMBENTUK TEAM MANDIRI:
1.    Pekerjaan lebih bervariasi
Anggota tim mandiri tidak selalu mengrjakan pekerjaan yang sama setiap harinya. Individu dapat merotasi peranana, mungkin beberapa kali dalam saru hari, hal ini akan membantu pekerjaan sehari-hari menjadi lebih menarik.
2.    Lebih banyak kebebasan untuk membuat dan menindaklanjuti keputusan yang benar.
Sebagai anggota sebuah tim, anda harus berpartisipasi dalam sebuah keputusan.
3.    Meningkatkan kesempatan un tuk mempelajari sesuatu hal yang baru.
semakin banyak keahlian ynag anda miliki, anada akan semakin berharga bagi perusahaan tempat anda bekerja sekarang maupun yang akan datang.
4.    Menciptakan komunikasi terbuka yang baik antar rekan, sehingga Manajer puncak maupun anggota team memahami objektif dan bekerja sama untuk mencapai suatu misi dan visi.
5.    Membuka peluang untuk berinteraksi antar team satu dengan yang lain, sehingga akan didapatkan berbagai variasi

KERUGIAN MEMBENTUK TEAM MANDIRI:
1.    Keengganan untuk berubah
Banyak orang berpangku pada kebiasaan mereka yang berpendapat bahwa hidup akan lebih mudah bila tidak terjadi perubahan.
2.    penghindaran dari peran koordiantor Team
anggota team mandiri biasanya , nersama-sama memegang sebagai coordinator tim. Peran iyu dapat di putar setiap delapan atau dua belas minggu sekali (tergantung dari sifat masing-masing tim). koordinator tim bertugas melaporkan kemajuan tim kepada manajemen yang lebih tinggi.
3.    Rasa takut di salahkan
Beberapa orang enggan menerima tanggung jawab baru karena takut di salahkan bila terjadi masalah.
4.    Keahlian dan kemampuan yang terbatas.
Tidak ada anggota tim mandiri yang  dipaksa melakukan sesuatu yang melewati batas kemampuan. Semua orang memiliki kemampuan dan keahlian yang berbeda.
5.    Mengatasi maslah kedisiplinan
Mungkin tidak mudah bagi tim untuk menghadapi anggota yang bermaslaah, tetapi karena disiplin memiliki pengaruh yang cukup besar dalam moral dan dinamika tim masalah ini harus di atasi.
6.    Rasa takut akan sesuatu yang tidak di ketahui
Bagi sebagian orang, tidak mudah melepaskan dua hal tersebut dan memasuki tim mandiri yang keadaannya tidak mereka ketahui

4.    Pikirkan semua kelompok dengan siapa anda telah berhubungan selama bertahun-tahun, kelompok olahraga, kelompok persahabatan, dan lain-lain. Dan berusahalah untuk mengingat bagaiamnaa para pemimpin kelompok tersebut memotivasi  kelompok itu untuk bertindak. Apakah para pemimpin memiliki sikap Teori X atau Teori Y? Seberapa seriing uang digunakan sebagai motivator? Apa saja alat motivasional lainnya yang digunakan dan apakah efeknya?
Jawab :
Berbagai kelompok mungkin mempunyai keberagaman dalam hal mengambil tindakan dan  keputusan, tidak semua mempunyai kesamaan yang mendasar. jika dalam pertanyaan ini menanyakan pemimpin memiliki sekap teori X atau teori Y? Menurut beberapa pengalaman yang saya dan teman-teman  dapat, kepemimpinan  dalam sebuah kelompok atau komunitas yang pernah kita ikuti cenderung lebih mempunyai sikap teori Y. Dimana kita tidak harus dikekang ketika kita dibebani sebuah pekerjaan. Kita di berikan kebebasan untuk menyelesaikan tugas dan masalah, menggunakan keahlain dan imajinasi. Tidak harus dikekang dan dikendalikan dengan ketat. Kita diberikan hak untuk berdemokrasi. Dimana pengambilan keputusan yang kooperatif. Kita bisa bekerjasama antar rekan kerja, mengutamankana mutu kerja dan dapat mengarahkan diri sendiri. Melakukan segala aktifitas pekerjaan seperti halnya kegiatan sehari-hari. Dan memberikan penghargaan setiap satu tahun sekali kepada para pekerja yang sudah bekrja dengan baik, dan mendapatkan prestasi yang baik dalam perusahaan itu. Sebagaimana asumsi teori Y Adalah menggangap para karyawan adalah sebagai rekan kerja, dan menyukai gaya kepemimpian yang demokratis.
Memang kebanyakan pada umumnya uang merupakan hal yang tidak dapat terlepas dari kehidupan. Jadi tidak salah jika peran uang sebagai motivator adalah sangat berperan sekali. Uang disini di butuhkan untuk menunjang agar pencapaian tujuan-tujuan tersebut dapat terlaksana dengan baik. Dengan pengunaan uang sebagai alat motivator disini, membuat individu bersemangat dan termotivasi untuk menyelesaikan tujuan yang telah ditetapkan secara baik, efisien, dna maksimal. Adapun  beberapa teori tentang peran uang sebagai alat motivator.
Teori Victor H. Vroom (Teori Harapan) 
Fungsi uang pada teori ini adalah akan memotivasi karyawan untuk meningkatkan kinerjanya dengan adanya kepastian tambahan imbalan yang diberikan. Imbalan berupa uang akan lebih meyakinkan karyawan bahwa harapan untuk mendapatkannya terbuka cukup besar. Dan ketika seorang karyawan menyadari hal tersebut maka ia akan termotivasi untuk berupaya mendapatkannya. 
Teori Teori Penguatan dan Modifikasi Perilaku 
Fungsi uang pada teori ini adalah membuat manusia cenderung mengalami percepatan dalam melakukan perubahan perilaku. Karena manusia cenderung akan mengulangi perilaku yang mempunyai konsekuensi menguntungkan bagi dirinya dan mengelakkan perilaku yang menimbulkan konsekuensi yang merugikan. 
Teori Kaitan Imbalan dengan Prestasi 
Fungsi uang pada teori ini adalah memberi nilai kepuasan lebih atas prestasi yang telah dicapai seorang karyawan. Tingkat prestasi karyawan dapat diukur dengan bonus yang diberikan, misalnya dua orang dengan jabatan yang sama akan mendapatkan bonus yang berbeda bila salah satunya selalu tepat menyelesaikan pekerjaan, sering bekerja lembur, atau beretika baik dalam berorganisasi. Dengan adanya imbalan pada prestasi yang dilakukan dalam organisasi maka karyawan akan termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya. 
Alat motivator lain adalah bisa dengan Reward , Punishment,serta kompensasi yang juga merupakan alat motivator yang efektif.
Efeknya adalah  sebagaimana tujuan dari pada motivasi adalah sebagai berikut:
a.       Meningkatkan moral dan kepuasan kerja karyawan.
b.      Meningkatkan produktivitas kerja karyawan.
c.       Mempertahankan kestabilan karyawan perusahaan
d.      Meningkatkan kedisiplinan karyawan.
e.       Mengefektifkan pengadaan karyawan.
f.       Menciptakan suasana dan hubungan kerja yang baik.
g.      Meningkatkan loyalitas, kreativitas dan partisipasi karyawan.
h.      Meningkatkan kesejahteraan karyawan.
i.        Mempertinggi rasa tanggung jawab karyawan terhadap tugas-tugasnya.
j.        Meningkatkan efisiensi penggunaan alat-alat dan bahan baku

Para karyawan lebih siap dan aktif dalam bekerja, lebih disiplin dan kreatif dalam melakukan berbagai perbaikan dalam pekerjaannya untuk bisa lebih baik lagi.

5.    Herzberg menyimpulkan bahwa bayaran bukanlah motivator. Apabila anda di bayar untuk mendapatkan nilai yang lebih baik, akankah anda termotivasi untuk belajar lebih keras? Dalam pengalaman pekerjaan anda, pernakah anda bekerja lebih keras untuk mendapatkan pujian atau sebagaian hasil dari menerima  kenaikan yang besar ? apakah anda setuju dengan Herzberg ?

Jawab :
Mungkin kebanyakan orang akan menjawab Iya, namun perlu kita tahu uang bukanlah motivator yang unggul, tetapi rasa pencapaian dan pengakuan untuk pekerjaan yang dilakukan dengan baik. Apabila kita skeptis akan hal ini kita bisa berfikir keterbatasan uang sebagai kekuatan motivasi. Namun, karena kita pekerja, kita juga selayaknya harus berbakti terhadap perusahaan, sebab perusahaan sudah memberikan kewajibannya berupa upah kepada karyawannya, begitupun sebaliknya perusahaan juga menuntut hak-haknya agar kita sebagai karyawan harus memberikan seseuatu yang terbaik untuk perusahan agar perusahaan tidak merasa dirugikan atas pemberian upah adan fasilitas kepada karyawan.
Pernah, karena perusahaan tidak segan-segan memberikan sebuah penghargaan ataupun sebuah pujian terhadap karyawan yang menunjukkan kinerjanya berupa mencapai target omset yang diberikan perusahaan.

Kurang  setuju, karena dengan gaji yang besar serta sebuah Penghargaan yang  di berikan kepada karyawan akan lebih termotivasi untuk memberikan kontribusi dan kinerjanya terhadap perusahaan agar perusahaan meraih tujuan yang sudah ditentukan. jika tidak ada nya  bayaran yang bagus, keamanan pekerjaan, penyelia yang ramah, dan hal yang serupa dapat menyebabkan ketidak puasa, tetapi kehadiran faktor-faktor itu tidak memotivasi mereka untuk bekerja lebih keras, faktor-faktor itu hanya memberikan kepuasan dan kesenangan dalam situasi kerja.

WISUDA MEC ANGKATAN 9















PENGANTAR BISNIS

KELOMPOK 9
Nama kelompok :
-         Ana Kurniawati
-         Dimas Sadewa
-         Riski Robi Pratama
-         Roudlotul Jannah



HALAMAN 260 NO 1,3,4,5

1.               Sebelumnya kita pahami terlebih dahulu apa itu yang dinamakan SWOT. Analisa SWOT merupakan sebuah metode rancangan strategis yang bertujuan untuk mengevaluasi SWOT yakni, Strengths atau kekuatan, Weaknesses atau kelemahan, Opportunities atau peluang serta Threats atau ancaman dalam sebuah usaha bisnis yang direncanakan. Sehingga untuk mengkaitkan antara SWOT dengan  situasi di pasar sekarang sebenarnya dengan adanya SWOT tersebut, dapat membantu kepada para pendiri Karir-karir yang masih dianggap masih Fresh, atau baru. Di era persaingan global yang semaki ketat saat ini, menuntut setiap perusahaan untuk dapat mengikuti perubahan di bidang pemasaran sesuai dengan kondisi pasar. Dalam menjalankan kegiatan operasional suatu perusahaan, maka hal yang paling mendasar untuk diperhatikan adalah analisis lingkungan internal (kekuatan dan kelemahan) dan juga analisis lingkungan eksternal (peluang dan ancaman). Apabila sudah menganalisis lingkungan ini maka pengambilan strategi akan lebih mudah untuk dilakukan. Dalam hal ini manajamen nantinya akan dapat menciptakan kebijakan-kebijakan yang dapat menunjang kelancaran usaha terutama dalam pengambilan keputusan strategisnya.  Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opprtunities, and Threats) telah menjadi salah satu alat yang berguna dalam dunia industri. Namun demikian tidak menutup kemungkinan untuk digunakan sebagai aplikasi alat bantu pembuatan keputusan dalam pengenalan program-program baru di lembaga pendidikan.
Meskipun sebenarnya analisa SWOT banyak di tujukan untuk penerapan dalam bisnis, ide penggunaan perangkat ini dalam bidang pendidikan bukanlah hal yang sama sekali baru. SWOT adalah teknik yang sudah sederhana, mudah dipahami, dan juga bisa digunakan dalam merumuskan strategi-strategi dan kebijakan-kebijakan untuk pengelolaan administrasi (administrator). Sehingga, SWOT di sini tidak mempunyai akhir, artinya akan selalu berubah sesuai dengan tuntutan jaman. Untuk kita pribadi, sebenarnya kita masih merasa belum mampu jika kita harus menciptakan karir yang melejit dizaman sekarang. Pengetahuan dan skiil yanbg kita miliki juga tidak begitu banyak, ada tidaknya juga tidak begitu mendukung untuk menjadi pesaing bisnis atau karir pada saat ini. Jika kita memulai karir tanpa ada keterampilan dan pengetahuan yang cukup, sudah barang tentu dapat kita simpulkan, kita akan mudah untuk tersingkir dan kalah dengan pesaing-pesaing bisnis atau karir yang sekarang yang notabennya adalah orang-orang yang mempunyai pengalaman  dan pengetahuan, serta skill yang bagus. Meskipun alternative SWOT bisa membantu, namun tidak maksimal untuk kita pribadi, karena sudah kita ketahui juga dan kita rasakan apa yang kita punya sekarang belumlah bisa untuk mengikuti perkembangan zaman. Untuk itu perlu adanya penambahan kualitas dalam diri kita, melalui pengetahuan, skill, maupaun pengalaman, dan yang lainnya, sehingga kita nantinya bisa menyamai dan menjadi pesaing-pesaing bisnis yang mempunyai visi dan misi yang jelas, sehingga nantinya dapat mencapai sasaran dan tujuan yang sudah ditentukan.


3.      Keuntungan dan kerugian menjadi seorang manager ialah :
Keuntungannya yaitu manager memiliki wewenang dan tanggung jawab yang besar untuk seluruh bagian pada suatu perusahaan atau organisasi yang dipimpinnya, manager memiliki wewenang formal untuk mengorganisasi, mengarahkan dan mengontrol para bawahan yang bertanggungjawab, supaya semua bagian pekerjaan dikoordinasi untuk mencapai tujuan perusahaan, sehingga manager bisa mengatur semua jalannya proses perusahaan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah di tentukan sebelumnya.
Kerugian menjadi seorang manager adalah dia harus mempunyai wawasan yang luas, tanggung jawab yang sangat besar, karena seorang manager di tuntut untuk memiliki pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan yang diakui oleh organisasi utk memimpin, mengatur, mengelola, mengendalikan dan mengembangkan kegiatan organisasi dalam rangka mencapai tujuan. Selain itu manager juga harus maampu membuat orang-orang dalam organisasi yang berbagai karakteristik, latar belakang budaya, akan tetapi memiliki ciri yang sesuai dengan tujuan, mampu menyelesaikan urusan-urusan melalui orang lain. Mereka mengambil keputusan, mengalokasikan sumber daya dan mengarahkan kegiatan dari orang-orang lain dalam mencapai tujuan. Manajer adalah orang-orang yang mengawasi kegiatan- kegiatan orang-orang lain dan bertanggung jawab atas pencapaian tujuan dalam organisasi. Sehingga Manajer adalah sebagai perencana, penggerak, pengawas jalannya roda organisasi untuk mencapai tujuan. Jadi kerugian menjadi seorang manager pada intinya adaalah hal yang harus di fikirkan cukup besar dan beresiko tnggi.
Dari keuntungan dan kerugian menjadi seorang manager, ukuran bisnis memang membuat adanya suatu perbedaan, karena jika dalam suatu bisnis atau organisasi tersebut tidak terlalu besar, atau di katakanlah bisnis tersebut hanya perorangan, maka tanggung jawab yang harus di miliki manager tidak terlalu besar pula, wewenang dalam memimpin perusahanya hanya sebatas itu-itu saja dan kerugiannya pun tidak sampai beresiko tinggi.
Keuntungan karier dalam bisnis yang mencari laba versus karier dalam organisasi nirlaba yaitu organisasi nirlaba dengan organisasi lainnya (laba). Dalam hal kepemilikan, tidak jelas siapa sesungguhnya ’pemilik’ organisasi nirlaba, apakah anggota, klien, atau donatur. Sedangkan untuk bisnis yang mencari laba pemilik jelas memperoleh untung dari hasil usaha organisasinya. Dalam hal donatur, organisasi nirlaba membutuhkannya sebagai sumber pendanaan. Berbeda dengan organisasi laba yang telah memiliki sumber pendanaan yang jelas, yakni dari keuntungan usahanya. Dalam hal penyebaran tanggung jawab, pada organisasi laba telah jelas siapa yang menjadi Dewan Komisaris, yang kemudian memilih seorang Direktur Pelaksana. Sedangkan pada organisasi nirlaba, hal ini tidak mudah dilakukan. Anggota Dewan Komisaris bukanlah ’pemilik’ organisasi. Namun keuntungannya dari organisasi nirlaba organisasi nirlaba merupakan subyek pajak. Artinya, seluruh kewajiban subyek pajak harus dilakukan tanpa terkecuali. Akan tetapi, tidak semua penghasilan yang diperoleh yayasan merupakan obyek pajak. Pemerintah Indonesia memperhatikan bahwa badan sosial bukan bergerak untuk mencari laba, sehingga pendapatannya diklasifikasikan atas pendapatan yang obyek pajak dan bukan obyek pajak. Namun di banyak negara, organisasi nirlaba boleh melamar status sebagai bebas pajak, sehingga dengan demikian mereka akan terbebas dari pajak penghasilan dan jenis pajak lainnya.
Organisasi nirlaba, non-profit, membutuhkan pengelolaan yang berbeda dengan organisasi profit dan pemerintahan. Pengelolaan organisasi nirlaba dan kriteria-kriteria pencapaian kinerja organisasi tidak berdasar pada pertimbangan ekonomi semata, tetapi sejauhmana masyarakat yang dilayaninya diberdayakan sesuai dengan konteks hidup dan potensi-potensi kemanusiaannya. Sifat sosial dan kemanusiaan sejati merupakan ciri khas pelayanan organisasi-organisasi nirlaba. Manusia menjadi pusat sekaligus agen perubahan dan pembaruan masyarakat untuk mengurangi kemiskinan, menciptakan kesejahteraan, kesetaraan gender, keadilan, dan kedamaian, bebas dari konfilk dan kekerasan
4.      Gaya manager yang paling di sukai dan yang paling efektif menurut kelompok kami adalah :
Gaya managerial yang paling di sukai adalah Free Rein, karena di dalam gaya ini manager memberikan kewenangan kepada bawahan dengan batasan-batasan yang di miliki, manager meberikan keleluasan kepada bawahannya untuk menciptakan ketrampilan, skill dan talentanya yang di dasarkan pada keputusan manager. Sehingga akan di dapatkan hasil yang optimal dan mencapai sasaran yang sudah di tetapkan. Ketika bawahan di berikan kebebasan dengan terlebih dahulu di berikan pengarahan. Agar mereka bisa mengapresiasikan apa yang mereka punya. Untuk itu, benar-benar harus di optimalkan antara keputusan manager dengan kepeminatan bawahan untuk merespon.
Percuma jika manager memberikan kebebasan kepada bawahan namun tidak adanya pengarahan, perusahaan tersebut tidak akan mengalami perkembangan, atau dengan kata lain tidak sesuai dengan tujuan dan sasaran. Sekarang saja sudah banyak kita ketahui bahwa banyak sekali bawahan yang di berikan kebebasan, namun semuanya itu terkadang harus dan mungkin perlu adanya pengawasan (controlling) yang lebih intensif lagi. Sehingga semuanya bisa tetap terarah dan terorganisir dengan baik.
Gaya yang paling efektif adalah gaya Free Rein pula, karena gaya ini mempunyai fungsi yang lebih spesifik, manager menetapkan sasaran dan ketentuan yang mana nantinya akan di lakukan oleh bawahan untuk mencapai puncak pencapaian.
Meskipun kelompok kami berpendapat bahwa gaya managerial yang paling di sukai dan efektif yang acap kali gaya ini di anggap paling berhasil. Namun kita ketahui bahwa gaya managerial kepemimpinan yang berhasil sangat tergantung pada tujuan dan nilai perusahaan, siapa yang di pimpin  dan yang memimpin, serta dalam situasi seperti apa. Tantangan di masa depan adalah untuk memberdayakan tim yang dapat mengelola dirinya sendiri, ini adalah perubahan meninggalkan kepemimpinan otokratis (yaitu gaya kepemimpinan yang menggunakan kekuatan jabatan dan kekutan pribadi secara otoriter, melakukaan sendiri perencanaan tujuan dan pembuatan keputusan dan memotivasi bawahan dengan cara paksaan, sanjungan, kesalahan dan penghargaan untuk mencapai yang telah di tetapkan). Karena pula tidak semua individu mempunyai komitmen yang sesuai dengan perusahaan, tidak semua individu bisa berkooperasi dengan baik dengan perusahaan yang mereka tempati. Riset juga mendukung gagasan bahwa gaya kepemimpinan apapun dapat berhasil tergantung pada orang-orangnya dan situasinya. Bahkan seorang manager dapat menggunakan beragam gaya kepemimpinan, tergantung pada situasi yang ada.
5.                 Berbicara masalah Manajer, memang banyak yang berpendapat tidak semua manajer itu melakukan tugas dan Tuntutannya dengan baik. Kadang seorang manajer hanya duduk dikursi ruangannya saja, menyuruh para bawahannya untuk bekerja, namun disisi lain ada juga yang kerap aktif, dan ikut serta turun ke dunia kerja, atau lebih bisa dikenal dnegan professional. Inilah manajer yang benar-benar bisa dikatakan manajer. Dalam kenyataannya melihat fenomena memprihatinkan berkaitan dengan kejahatan moral, yang ditandai maraknya kasus-kasus korupsi misalnya, menghinggapi sebagian masyarakat serta pejabat negeri. Perilaku sebagai wujud adanya sifat rakus dan tamak dalam pribadi. Merupakan Penyakit kronis ketamakan dan kerakusan pada perilaku korup, guna memperoleh kepuasan hati akan materi, kekuasaan serta syahwat. Diperparah lagi dengan buntut sifat buruk berikutnya yang menyertai, yakni bohong dan tidak jujur. Kebohongan untuk menutupi perilaku ketamakan agar tak terbongkar. Kita lihat para pejabat yang sudah melakukan korupsi, padahal sudah kita ketahui sendiri gaji yang mereka peroleh sudah jutaan, dan belum lagi tetek bengek yang laiinya, yang menghasilkan uang. Namun kenyataannya mereka tetap melakukan korupsi. Gaya hidup mereka yang tinggi, dan keinginan yang tidak ada batasnya membuat mereka menjadi seperti apa yang ada sekarang. Sebenarnya hal yang seperti ini tergantung dengan pribadi orang masing-msing serta lingkungan sekitar. Mereka terkadang menjadikan peluang dan kesempatan tersebut dengan berkorup. Membahas masalah ini tentu moral dan pribadi kita juga harus dibenahi. Kita harus menetapkan dan mempunyai keyakinan bahwa ada yang mengawasi kita, meskipun tidak ada manusia yang tahu. Kenikmatan yang dilakukan juga tidak selamanaya, hanya sesaat saja, lalu ketika sudah terbongkar, hukuman yang akan datang.untuk kita  Tentu saja kita harus membangkitkan keSadaran diri sepenuh hati untuk berubah lebih baik. Perubahan berawal dari hati yang tergerak, maka gerakkan hati kita pada pilihan yang baik. Danperlunya pendidikan karakter yang dimulai sejak dini. Dengan adanya pendidikan tersebut akan ditanamkan nilai-nilai moral pada pribadi maisng-masing.






HALAMAN 296, NO 1,2,3,4,5 DAN HALAMAN 297 NO 3
1.      A
2.      A
3.      A
4.      A
5.                   Menurut kelompok kami, untuk perubahan organisasional yang harus direkomendasikan kepada perusahaan mobil adalah Transitional change. Karena jenis perubahan ini mempunyai system yang bisa kita katakan mampu untuk dijangkau dan di implementasi atau diterapkan, apalagi disuatu perusahaan. Sudah kita ketahui juga sesuai dengan pengertiannya Transitional change adalah implementasi suatu keadaan baru yang sudah diketahui sebelumnya. ini suatu keadaan baru yang sudah diketahui sebelumnya. Cara-cara dalam bekerja diganti dengan proses yang baru. Kuncinya di sini adalah bahwa sistem lama digantikan dengan sistem baru dan sistem baru dikembangkan sebelum implementasi. Sehingga tidak harus membuang sistemn yang sudah ada, akan tetapi tetap memakia system yang lama, yang mana itu nantinya tetap bisa diterapkan. Misalnya saja, untuk saat ini sudah banyak produk jenis mobil-mobil yang mempunyai desain, atau kualitas yang sudah bisa dikatakan luar biasa. Lihat saja dinegara kita tercinta ini mobil-mobil  dari luar negeri sudah dirangkai dan dirangkit sedemikian hingga dengan teknologi yang canggih dan sistem yang sudah di rangkai sebelumnya.mereka masih tetap menggunakan system lama, namunh hanya menambahkan system baru dan mengembangkan yang lama. dengan perubahan biasanya melibatkan beberapa langkah, seperti desain, pengembangan, uji coba, dan pelaksanaan yang bertahap. Berbeda debgab Transformasional change, jenis perubahan ini  adalah perubahan yang muncul dikarenakan  suatu keadaan baru. Ini adalah perubahan radikal di mana Anda pada dasarnya membuang atau menghilangkan apa yang sudah ada untuk diganti sesuatu yang baru, tetapi keadan yang baru ini sama sekali belum diketahui. Keadaan yang baru nanti akan diketahui seiring dengan berjalannya waktu ketika organisasi me-konsep ulang misi, budaya, faktor penentu keberhasilan, bentuk, dan kepemimpinan. Perusahaan harus bisa mengolah untuk sekreatif mungkin menciptakn yang baru, namun tidak permu membuang yang sudah ada. Karena tidak  semua yang sudah ada atau yang lama itu tidak dapat dikembangkan, atau diimplementasikan dizaman sekarang ini.
Sedangkan untuk perusahaan penerbangan kita kira juga harus mengggunakan model perubahan  Transitional change, yang sudha kita bahas diatas. Lihat saja Garuda Indonesia Airways, perusahaan ini sudah mencapai kepada visi dan misi mereka, mencapai kepada harapoan yang mereka susun. Siap disini yang tidak mengetahui Garuda Indonesia Airways,mereka mempunyai innovation, khususnya dalam e-business dan e-Procurement. Selain itu inovasi-inovasi yang dilakukan Garuda juga berupa:. Garuda Indonesiamenggunakan   konsep pelayanan yang dirancang untuk memungkinkan penumpang merasakan pengalaman Indonesia yang terbaik. Dari saat membuat reservasi penerbangan sampai tiba di bandara tujuan, penumpang Garuda dimanjakan dengan layanan yang penuh perhatian dan ramah khas keramahan Indonesia, sebagaimana yang dilambangkan dalam salam standar Garuda Indonesia. Penumpang domestik yang bepergian ke luar negeri akan memperoleh suasana seperti di tanah air sendiri saat berada dalam pesawat Garuda Indonesia, sementara penumpang asing yang menuju Indonesia akan dapat menikmati suasana dan keramahtamahan khas Indonesia, bahkan sebelum mereka menginjakkan kaki di Indonesia. Interior baru di kabin pesawat, Layanan dengan keramahan khas Indonesia.  Immigration on board, dimaksudkan agar penumpang internasional diberikan kemudahan ketika proses imigrasi di bandara tujuan, Dan baru-baru ini Garuda melakukan inovasi dengan penyatuan pembayaran jasa penerbangan atau airport tax ke dalam tiket pesawatnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi antrean di Bandara.
Selain itu dibutuhkan nya strategi yang baik untuk mencapai visi dan misi yang sudah ditentukan. Dalam perusahaan juga harus mempunyai  Kemauan, Kemampuan, dan Keberanian untuk Merestrukturisasi Perusahaan. restrukturisasi merupakan sebuah aktivitas yang dilakukan suatu organisasi untuk merubah proses dan kendali internalnya dari suatu hirarki vertikal fungsional yang tradisonal, menjadi struktur pipih yang horizontal, lintas fungsional dengan berlandaskan kerjasama tim yang berfokus pada proses yang dapat membuat organisasi lebih nyaman. Oleh karena itu, beberapa rekomendasi yang diberikan untuk Garuda Indonesia adalah Kualitas pelayanan adalah salah satu faktor penting dalam menjaga loyalitas pelanggan. Hendaknya kualitas yang bagus ini tetap dijaga dan ditingkatkan terus sehingga dengan begitu pelanggan akan selalu merasa puas akan pelayanan yang diberikan. Di mana kepuasan adalah kunci dari pelanggan yang loyal. Keluhan juga salah satu faktor pembentuk loyalitas karena pelanggan yang loyal akan memberitahukan keluhannya. Hendaknya keluhan tersebut bias menjadi masukan agar pelayanannya lebih baik lagi. Mungkn seperti itu hal kecil yang bisa kami berikan contoh untuk perusahaan penerbangan.